LRT Jakarta Masih Tunggu Izin Operasional

Kompas.com - 11/06/2019, 15:43 WIB
Satu rangkaian kereta LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSatu rangkaian kereta LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu izin operasional dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Sekarang kita tinggal tunggu sertifikasi operasinya," kata Iwan ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/6/2019).

LRT Jakarta sudah mengantongi rekomendasi teknis, rekomendasi keselamatan, serta rekomendasi sarana dan prasarana dari Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Penumpang Keluhkan Hanya 2 Gerbong LRT Jakarta yang Beroperasi

Untuk izin operasional, kata Iwan, penerbitan dokumennya membutuhkan inspeksi lebih lanjut.

"Jadi kan tidak langsung datang hari ini, masuk langsung keluar sorenya. Perlu dicek semua kelengkapannya benar enggak ini sesuai dengan standar-standar operasi. Kan banyak dokumennya," ujar Iwan.

Sambil menunggu sertifikasi operasional, LRT Jakarta dibuka untuk uji publik mulai Selasa ini.

Iwan mengatakan, uji coba publik sekaligus menjadi persiapan LRT sebelum beroperasi komersial.

"Kita sudah mulai uji publik untuk mengantisipasi kalau nanti sertifikat atau izin operasinya keluar, ya kita tinggal udah semuanya siap dari A sampai Z," kata dia.

Baca juga: Hari Pertama Uji Publik LRT, Penumpang Diklaim Capai 5.000 Orang

Rute LRT Jakarta terbentang sejauh 5,8 kilometer dari kawasan Rawamangun hingga Kelapa Gading. Tiket LRT Jakarta dihargai Rp 5.000 yang berlaku flat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X