Anggota DPRD DKI Ragu Warga Mau Bayar Rp 5.000 untuk LRT Jakarta

Kompas.com - 11/06/2019, 16:58 WIB
Satu rangkaian kereta LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong.KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Satu rangkaian kereta LRT Jakarta terdiri dari dua gerbong.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meragukan masyarakat bakal menggunakan Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang terbentang sejauh 5,8 kilometer dari Rawamangun hingga Kelapa Gading. Komisi B masih mengusulkan agar LRT digratiskan saja.

"Orang naik cuma 5,8 kilometer dan bayar pasti keberatan. Malas naiknya, malas turunnya, malas jalannya menuju ke LRT. Usul saya digratiskan dulu sampai warga mengenal dan membutuhkan LRT," kata Ida, Selasa (11/6/2019).

Menurut Ida, warga akan memilih moda transportasi lain. Jembatan penghubung ke transjakarta pun diyakini tak bakal menarik banyak warga.

Baca juga: LRT Jakarta Masih Tunggu Izin Operasional


"Iya itu kan orang malas jadinya, kelewat panjang. Harapan saya sambil menunggu pembangunan yang fase kedua sebaiknya memang diberikan, tetap komersial tapi seringan mungkin," kata Ida.

Menurut Ida, subsidi yang akan digelontorkan untuk LRT Jakarta tak akan membebani APBD DKI. Dalam APBD 2019, LRT menerima subsidi paling kecil dibanding Transjakarta dan MRT. Subsidi tahun ini hanya Rp 327 miliar.

Tiket LRT Jakarta dipatok Rp 5.000 dan berlaku flat.

Saat ini, LRT diuji coba untuk publik sembari menunggu izin operasional.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Megapolitan
Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Megapolitan
Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Megapolitan
Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Megapolitan
Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Megapolitan
Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Megapolitan
Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Megapolitan
Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Megapolitan
Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Megapolitan
Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Megapolitan
Close Ads X