Bupati Minta BMKG Pasang Alat Peringatan Dini Tsunami di Kepulauan Seribu

Kompas.com - 14/06/2019, 20:54 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau dan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau dan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (5/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad meminta BMKG memasang alat pendeteksi tsunami di wilayahnya.

Hal itu dirasa penting mengingat wilayah Kepulauan Seribu terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil yang tak begitu luas.

"Apabila ada alat pendeteksi tsunami berarti kita nanti akan beritahu kepada warga bahwa ada alat early warning system, yang memberitahukan kepada warga potensi tsunami," ujar Husein dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2019). 

Baca juga: Gempa 5,7 di Pesisir Selatan Jawa, Tidak Berpotensi Tsunami

Selain itu, kata Husein, Kepulauan Seribu yang ditetapkan sebagai kawasan pariwisata strategis nasional tentu memiliki tanggung jawab memberikan rasa aman kepada wisawatan.

"Kemudian nanti warga juga diberitahu bagaimana menyelamatkan diri apabila terjadi tsunami," katanya. 

Kasubid Manajemen Operasi Seismologi Teknik BMKG Titi Handayani mengatakan, pihaknya memang belum memiliki alat pendeteksi tsunami di Kepulauan Seribu.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 dan 5,2 Guncang Kepulauan Nias, Tak Berpotensi Tsunami

Namun, pihaknya sudah memasang alat tersebut di kawasan Selat Sunda untuk mendeteksi tsunami.

"Kami sudah ada peralatan-peralatan untuk (mendeteksi) tsunami di Selat Sunda itu untuk antisipasi gunung api, sehingga Kepulauan Seribu sudah tercover alat tersebut," ucap Titi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Megapolitan
Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Megapolitan
Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Megapolitan
Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Megapolitan
Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Megapolitan
30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X