Jalan I Gusti Ngurah Rai Sering Macet, Putaran Depan Stasiun Buaran Lama Dibuka

Kompas.com - 14/06/2019, 21:05 WIB
Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur membuka putaran kendaraan di Jalan I Gusti Ngurah Rai depan Stasiun Buaran lama, Jumat (14/6/2019).KOMPAS.com/ ARDITO RAMADHAN Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur membuka putaran kendaraan di Jalan I Gusti Ngurah Rai depan Stasiun Buaran lama, Jumat (14/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur membuka putaran kendaraan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, atau di depan Stasiun Buaran Lama, Jumat (14/6/2019).

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, pembukaan putaran kendaraan itu merupakan salah satu cara untuk mengurangi kemacetan di Jalan I Gusti Ngurah Rai.

"Jika saya tidak membuka putaran di depan Stasiun Buaran Lama tentunya akan terjadi penumpukan kendaraan, upaya ini saya lakukan untuk mengurai kemacetan yang berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai," kata Anwar dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Macet Jadi Berkah bagi Pengusaha Hotel di Cipanas Garut


Anwar menyampaikan, kemacetan kerap terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai akibat melonjaknya volume kendaraan.

Menurut Anwar, banyak pengendara yang ingin melintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai karena adanya pekerjaan di Jalan Bekasi Raya.

Pentupan pelintasan KA JPL 66 di dekat Stasiun Cakung juga dinilainya turut menyebabkan kemacetan di Jalan I Gusti Ngurah Rai dari arah barat ke timur.

"Tentunya pembukaan putaran (u-turn) ini, kita melihat kapasitas dan kapabilitas kendaraan yang ada, tidak dapat menampung lagi," ujar Anwar.

Baca juga: DKI Setujui Bantuan Keuangan untuk Gorong-gorong Tol Kali Buaran

Ia pun menjanjikan solusi serupa di sejumlah ruas jalan lainnya yang selama ini kerap mengalami kemacetan.

"Jika memang perlu kita lakukan akan kita laksanakan,baik penutupan atau pembukan (u-turn) berikutnya, agar kepadatan kendaraan di jalan terurai," kata Anwar.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Close Ads X