Polisi Tewas Tertabrak Truk di Bekasi

Kompas.com - 18/06/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Bripka Arif Trismanto (33), salah seorang staff Sarpras Polres Metro Bekasi tewas usai ditabrak truk di Jalan Raya Niaga Putra, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (17/6/2019).

Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi AKP Makmur mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 08.00 WIB. Kejadian bermula saat Arif berangkat ke kantornya di Mapolres Metro Bekasi menggunakan sepeda motor. Saat di TKP, Arif bersampingan dengan truk menuju arah yang sama.

" Truk berpindah lajur ke kanan jalan hendak berbelok ke arah selatan, saat bersamaan bagian depan truk sebelah kanannya membentur kendaraan Bripka Arif," kata Makmur saar dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Viral Video Tabrakan Beruntun Bus dengan Truk Tangki di Padang

Akibat benturan itu, Arif terjatuh dari motornya dan mengalami luka serius. Warga sekitar pun langsung membantu Arif dan membawanya ke Rumah Sakit Harapan Keluarga, Cikarang.

"Bripka Arif meninggal dunia dalam perjalanan Ke Rumah Sakit serta kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan," ujar Makmur.

Polisi yang tiba di lokasi kecelakaan langsung mengamankan sopir truk berinisial J karena menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang menjadi penyebab orang lain meninggal dunia.

"(Sopir) ditahan karena menyebabkan kecelakaan lalin dan menyebabkan orang lain meninggal dunia. (Sopir dijerat) pasal 310 ayat 4, tentang kecelakaan lalin yang menyebabkan meninggal dunia. Ancamannya 6 tahun (penjara)," ujar Makmur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPTJ Sarankan Skuter Listrik Gunakan Trotoar, Pemprov DKI Usulkan Jalur Sepeda

BPTJ Sarankan Skuter Listrik Gunakan Trotoar, Pemprov DKI Usulkan Jalur Sepeda

Megapolitan
Rapat UMK Bekasi 2020 Alot, Serikat Buruh Ancam Blokade Jalan Ahmad Yani Bekasi

Rapat UMK Bekasi 2020 Alot, Serikat Buruh Ancam Blokade Jalan Ahmad Yani Bekasi

Megapolitan
Keluarga Pengguna Skuter Listrik yang Tewas Ditabrak Mobil Dapat Santunan Rp 50 Juta

Keluarga Pengguna Skuter Listrik yang Tewas Ditabrak Mobil Dapat Santunan Rp 50 Juta

Megapolitan
Ini Alasan Buruh Kota Bekasi Dorong UMK 2020 Jadi Rp 4,9 Juta

Ini Alasan Buruh Kota Bekasi Dorong UMK 2020 Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X