Kompas.com - 26/06/2019, 07:31 WIB
Tampak commuter vending machine (C-Vim) baru yang ditempatkan di Stasiun Juanda, Selasa (23/5/2017). PT KCJ memperbanyak C-Vim untuk melayani transaksi kartu multi trip dan tiket harian berjaminan di sejumlah stasiun sekaligus mengurangi loket secara bertahap. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Tampak commuter vending machine (C-Vim) baru yang ditempatkan di Stasiun Juanda, Selasa (23/5/2017). PT KCJ memperbanyak C-Vim untuk melayani transaksi kartu multi trip dan tiket harian berjaminan di sejumlah stasiun sekaligus mengurangi loket secara bertahap.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberlakukan mekanisme redeem bagi pengguna yang akan mengambil seluruh saldo di Kartu Multi Trip (KMT) mulai 1 Juli 2019.

Menurut Vice President Corporate Communication PT KCI Anne Purba, mekanisme redeem dilakukan untuk pemilik KMT yang tidak akan menggunakan kartu tersebut seterusnya.

"Pemilik KMT yang menyatakan hendak melakukan redeem perlu memahami bahwa KMT-nya akan dikembalikan kepada PT KCI, dan tidak akan digunakan kembali di kemudian hari," kata Anne dalam keterangannya pada Selasa (25/06/2019).

Peraturan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik, mekanisme ini adalah pengakhiran penggunaan uang elektronik.

Baca juga: Tahun Ini, KMT Ditargetkan Bisa untuk Transaksi Pembayaran Transportasi Selain KRL

Sebagai informasi, KMT tidak mengenal saldo minimun maupun masa berlaku.

"KMT dapat digunakan hingga saldo menjadi Rp 0 saat tap out di stasiun," lanjut Anne.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketentuan ini, lanjut Anne, hanya berlaku untuk pengakhiran penggunaan KMT. Untuk transaksi lainnya (pembelian, top up, dan tap in/out) KMT dapat digunakan seperti biasa.

Sementara untuk Tiket Harian Berjaminan (THB) juga sama sekali tidak ada perubahan ketentuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Orang Terjebak Dalam Lift di Mal di Bekasi pada Sabtu Malam

7 Orang Terjebak Dalam Lift di Mal di Bekasi pada Sabtu Malam

Megapolitan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Tepi Kali Angke

Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Tepi Kali Angke

Megapolitan
Korban Pembocakan pada Kasus Tuduhan Pencurian WiFi Mengaku Pernah Diajak Damai Keluarga Pelaku

Korban Pembocakan pada Kasus Tuduhan Pencurian WiFi Mengaku Pernah Diajak Damai Keluarga Pelaku

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak 12-17 Tahun di Tangsel Baru Capai 24,1 Persen

Vaksinasi Covid-19 Anak 12-17 Tahun di Tangsel Baru Capai 24,1 Persen

Megapolitan
Minggu Siang dan Sore, Beberapa Wilyah di DKI Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu Siang dan Sore, Beberapa Wilyah di DKI Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

Megapolitan
Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.