Prajurit Wanita TNI Kebanjiran Permintaan Foto Bareng Peserta Aksi di MK

Kompas.com - 27/06/2019, 16:45 WIB
Tentara perempuan jadi sasaran swafoto peserta aksi unjuk rasa sidang sengketa pilpres 2019 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITentara perempuan jadi sasaran swafoto peserta aksi unjuk rasa sidang sengketa pilpres 2019 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa aksi unjuk rasa sidang sengketa Pilpres 2019 terus berdatangan menuju Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Sejumlah anggota kepolisian dan TNI juga terlihat berjaga di sejumlah titik lokasi unjuk rasa.

Tak terkecuali para TNI wanita, sejumlah tentara wanita nampak berjaga di depan pos polisi patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat. Dengan seragam loreng khas TNI, mereka berdiri dengan tegak menjaga aksi unjuk rasa agar tetap aman.

Tak jarang peserta aksi unjuk rasa meminta swafoto bersama para TNI wanita. Dengan senyuman, sejumlah tentara wanita itu pun menerima ajakan peserta unjuk rasa untuk swafoto.

Baca juga: Aksi Massa di MK, Kendaraan Parkir di Bahu Jalan Medan Merdeka Selatan

"Mba, boleh foto, ya?," tanya Fajri salah seorang peserta unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis.

"Iya, ayo boleh," ujar salah seorang tentara wanita.

Tak sampai selang 10 menit, peserta unjuk rasa yang meminta untuk swafoto dengan tentara wanita semakin banyak.

"Ya jarang-jarang lihat tentara wanita, baru kali ini lihat tentara ada yang wanita. Cantik-cantik lagi," ujar Reky peserta unjui rasa lainnya.

Adapun hingga kini massa semakin memenuhi Jalan Medan Merdeka Barat dimulai dari Patung Kuda hingga mendekati gedung MK.

Diketahui, MK akan memutuskan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga pada Kamis hari ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Megapolitan
Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Megapolitan
Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X