ITF Sunter Dinilai Tekan Anggaran karena DKI Tak Perlu Kucurkan Dana Pembangunan

Kompas.com - 04/07/2019, 12:21 WIB
Masterplan dari pembangunan pengolahan sampah dalam kota ITF Sunter yang diproyeksikan selesai pada tahun 2022 mendatang Dok. JakproMasterplan dari pembangunan pengolahan sampah dalam kota ITF Sunter yang diproyeksikan selesai pada tahun 2022 mendatang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengolahan sampah menggunakan teknologi model Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter disebut-sebut dapat menekan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.

Direktur Utama Project Strategic Bisnis Unit ITF Sunter PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Aditya Bakti Laksana mengatakan, penghematan anggaran terjadi karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak perlu mengeluarkan uang untuk membangun fasilitas pengolahan sampah dalam kota tersebut.

"Dalam hal ini kan diperlakukan dalam skema business to business. Gimana sebenarnya yang ditekankan dalam penugasan ini Jakpro melakukan skema investasi di mana Jakpro tidak meminta PMD (penyertaan modal daerah), memakai dana korporasi, dan Jakpro berpartner dengan Mitra Fortum dari Finlandia untuk berinvestasi bersama," kata Adit kepada Kompas.com, Rabu (4/7/2019) malam.

Baca juga: Residu Pengolahan Sampah ITF Sunter Dapat Dijadikan Campuran Aspal


Skema kerja sama antara Jakpro dengan Fortum yaitu pada tahap awal pembangunan Jakpro akan memulai investasi senilai 20 persen dari total biaya yang dibutuhkan, sementara Fortum menutupi sisanya.

Nanti secara bertahap Jakpro akan menambah jumlah modal yang mereka keluarkan sampai di angka 44 persen.

"Namun setelah itu operasi terbukti baik berjalan dengan bagus Jakpro akan mengambil alih sahamnya sebanyak 51 persen, sehingga ini dikontrol oleh Jakpro pada saat beroperasi atau pemegang saham mayoritas," kata dia.

Modal pembangunan, yang disebut mencapai 250 juta AS, akan bersumber dari peminjaman perbankan yang dilakukan oleh kedua perusahaan itu.

Setelah beroperasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membayar biaya pengelolaan sampah dalam bentuk tipping fee kepada Jakpro selaku pengelola dari ITF Sunter. Sementara listrik yang dihasilkan dijual ke PLN sebagai sumber pendapatan lain oleh Jakpro.

Kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta, Jakpro, dan Fortum akan berlangsung selama 25 tahun setelah beroperasi.

"Pada saat nanti beroperasi 25 tahun, aset ini diserahkan kepada DKI dan DKI selama 25 tahun itu tidak perlu membeli. Itu diserahkan murni menjadi aset Pemprov DKI," kata dia.

Sementara itu pihak Pemprov DKI belum mengatur besaran tipping fee yang akan mereka bayarkan ke Jakpro.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Megapolitan
Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Megapolitan
Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Megapolitan
Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Megapolitan
Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Megapolitan
Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Megapolitan
Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Megapolitan
Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Megapolitan
Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X