Truk Sampah DKI Tabrak Ojek Online hingga Tewas

Kompas.com - 18/07/2019, 19:24 WIB
Truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta terlibat kecelakaan dengan pemotor di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi, Kamis (18/7/2019). Vitorio Mantalean Truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta terlibat kecelakaan dengan pemotor di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi, Kamis (18/7/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online berinisial AAH (42) meninggal dunia usai tertabrak truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi, Kamis (18/7/2019).

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 10.30 WIB saat truk sampah tersebut dalam perjalanan kembali dari TPST Bantargebang, Bekasi.

"Pengendara truk B-9452-TOR dari arah selatan menuju utaraberada di lajur tengah hendak berbelok ke lajur kiri. Akan tetapi, terjadi benturan bagian belakang truk terhadap pengendara motor di lajur kiri," ujar Kepala Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Rusing Andari saat dikonfirmasi, Kamis.


Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Jagorawi Tewaskan 1 Bocah, Sopir Bus Melarikan Diri

Erna menyebut manuver peralihan lajur dari truk berjenis dumptruck tersebut mengenai bagian kanan motor hingga pengemudi motor jatuh.

"Pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Erna.

Petugas yang mendatangi lokasi langsung mengevakuasi jenazah korban yang merupakan warga Pekayon, Bekasi Selatan ke rumah sakit umum daerah. Truk sampah beserta sopirnya pun diamankan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Megapolitan
Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Megapolitan
DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X