Ridwan Kamil: Satu-satu, Sekarang Fokus Urus Macet Kota Depok Dulu...

Kompas.com - 18/07/2019, 20:06 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Depok Mohammad Idris, di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil menanggapi trotoar di Depok yang saat ini rusak dan berlubang.

Emil mengaku, untuk saat ini pihaknya fokus untuk mengurus kemacetan yang ada di Depok.

"Saya kan punya jabatan hampir 5 tahun lagi, satu satu dulu ya. Sekarang fokusnya pada urusan macet dulu," ucap Emil saat kunjungan kerja di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, saat ini yang perlu diprioritaskan untuk diatasi adalah kemacetan yang ada di Depok.


"Nanti di tahun berikut uang rakyat kembali ke rakyat, warga Depok senang saya senang, warga Depok stres (hadapi kemacetan) saya juga stres. Kalau nanti ada aspirasi trotoar baru kita bangun, untuk sekarang pakai skala prioritas dulu," ujar Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Persilakan Depok Lanjut dengan Rencana Setel Lagu di Lampu Merah

Sementara, Wali Kota Depok mengatakan, pihaknya akan segera merevitalisasi trotoar yang ada di Depok. Meski demikian, ia tak menjelaskan secara detail kapan direalisasikan revitalisasi tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait revitalisasi trotoar di Depok yang kawasannya berbatasan.

Idris menambahkan, saat ini pihaknya tengah fokus pembangunan flyover dan underpass di Jalan Dewi Sartika dan di depan Stasiun Citayam.

"Jalan jalan pusat akan kita komunikasikan dengan pusat untuk perbaikan trotoar. Sementara Jalan Nusantara kan sudah diperbaiki," tutur Idris.

Sebelumnya, para pejalan kaki mengeluhkan kondisi trotoar di sejumlah kawasan di Depok yang dinilai belum mendapat perhatian Pemerintah Kota Depok.

Sebab, sejumlah titik trotoar di Depok terlihat dalam kondisi bolong-bolong.




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Megapolitan
Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Megapolitan
Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Megapolitan
12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

Megapolitan
Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Megapolitan
Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Megapolitan
Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Megapolitan
Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Megapolitan
2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

Megapolitan
Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Megapolitan
Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Kondisi Terkini Wiranto Setelah Insiden Penusukan Enam Hari Lalu

Megapolitan
Anies Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Selama 2 Tahun Pemerintahannya

Anies Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Selama 2 Tahun Pemerintahannya

Megapolitan
Kelihaian Djeni Tipu Sana Sini hingga Raup Miliaran Rupiah...

Kelihaian Djeni Tipu Sana Sini hingga Raup Miliaran Rupiah...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X