Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara Dikerjakan secara Swadaya

Kompas.com - 23/07/2019, 18:36 WIB
Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara. KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMTaman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kolong Tol Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat yang dulunya suram, disulap menjadi Taman Betawi.

Camat Kembangan Agus Ramdani mengatakan, pengerjaan taman itu berangkat dari tema "Wajah Baru Jakarta" dalam perayaan HUT ke-492 Kota Jakarta.

Apalagi, menurut dia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai memerhatikan beberapa kolong tol di Jakarta.


"Dari situ, saya mulai berbenah, saya hubungi lurah-lurah. Setelah itu, saya lapor Pak Wali Kota, dan beliau setuju," katanya saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (23/7/2019).

Suasana kolong Tol Meruya Utara setelah disulap menjadi Taman Betawi. Gambar diambil Selasa (23/7/2019.)KOMPAS.com/VERRYANA NOVITA NINGRUM Suasana kolong Tol Meruya Utara setelah disulap menjadi Taman Betawi. Gambar diambil Selasa (23/7/2019.)

Baca juga: Dulu Gersang, Kini Ada Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara

Pengerjaan Taman Betawi itu sendiri diketahui hasil kolektif dari warga di Meruya Utara. Termasuk anggaran cat-cat untuk melukis.

"Kalau lukisannya, itu ada warga Meruya Utara yang sumbang keahlian. Kalau dana swadaya dari RW dan tokoh masyarakat. Kita belum ada sponsor besar," kata Agus.

Dia berharap ke depan akan ada corporate social responsibility (CSR), atau sponsor yang mau membantu. Sebab, tak hanya kolong tol Meruya Utara yang akan dihias, ke depan akan ada hiasan-hiasan lain di Jakarta Barat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X