DPRD DKI Setujui Penambahan Dana untuk Hunian DP 0 Sebesar 800 Miliar

Kompas.com - 13/08/2019, 23:12 WIB
Rapat KUPA-PPAS 2019 di DPRD DKI JAKARTA, Jalan Kebon Sirih, Selasa (13/8/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIRapat KUPA-PPAS 2019 di DPRD DKI JAKARTA, Jalan Kebon Sirih, Selasa (13/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait usulan penyertaan modal daerah (PMD) PT Pembangunan Sarana Jaya untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah.

Anggaran ini disetujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019.

Anggaran PMD yang disetujui sebesar Rp 800 miliar untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah.

"Itu termasuk yang disetujui oleh Komisi B Komisi C dan juga Badan Anggaran jadi rasanya DPRD mendorong DP 0 lebih luas," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana saat ditemui seusai rapat anggaran KUPA-PPAS di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Meski demikian, pengajuan anggaran ini sempat disoroti oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Prasetio mengingatkan Pemprov DKI untuk bisa menggunakan hunian DP 0 rupiah secara tepat sasaran kepada masyarakat menengah ke bawah.

Baca juga: Sarana Jaya Ajukan Anggaran Tambahan Rp 800 Miliar untuk Hunian DP 0 Rupiah

Saat itu Pras mengusulkan agar hunian DP 0 rupiah selanjutnya setelah Klapa Village tak perlu memiliki parkiran mobil.

"Soal parkir mobil itu perlu digaris bawah supaya tidak ada masyarakat yang tidak berpunya justru memiliki rumah DP 0. Justru pemprov mendorong agar masyarakat bawah memiliki rumah. Jangn sampai beralih ke masyarakat yang menengah ke atas," kata Triwisaksana.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membacakan usulan PMD yang diajukan Badan Usaha Milik Daerah dalam rapat KUPA-PPAS 2019 Senin (12/8/2019) kemarin.

BUMD yang mengajukan PMD pada APBD-P 2019 ini salah satunya adalah PT Pembangunan Sarana Jaya. Sarana Jaya mengajukan PMD sebesar Rp 800 miliar untuk pengadaan lahan hunian DP 0 rupiah.

Dengan adanya PMD ini maka anggaran APBD 2019 yang sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun menjadi Rp 2,6 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Orang Tewas Ditembak di Cengkareng, Salah Satunya Anggota TNI Aktif

3 Orang Tewas Ditembak di Cengkareng, Salah Satunya Anggota TNI Aktif

Megapolitan
3.006 Lansia di Jakarta Utara Telah Divaksinasi Covid-19

3.006 Lansia di Jakarta Utara Telah Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

Megapolitan
Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Megapolitan
Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Megapolitan
Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Megapolitan
Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Megapolitan
3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

Megapolitan
Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Megapolitan
Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Megapolitan
Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X