Warga Keluhkan Bau Kali Irigasi Cakung yang Tercemar Limbah

Kompas.com - 11/09/2019, 14:54 WIB
Kondisi Kali Irigasi Cakung, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKondisi Kali Irigasi Cakung, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga RW 01, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mengeluhkan bau tak sedap yang berasal dari Kali Irigasi di Jalan Balai Rakyat.

Pantauan Kompas.com di lokasi, bau tak sedap menyengat berasal dari kali. Air kali nampak berwarna hijau tidak mengalir deras.

Ketua RW 01 Firdaus mengatakan, warganya yang tinggal di bantaran kali kerap kali mencium aroma tak sedap dari kali.

Bahkan, saat malam hari bau itu semakin menyengat.

Baca juga: 5 Fakta Kali Jambe di Bekasi yang Tertutup Sampah

"Kali-nya sih sampahnya enggak banyak karena dibersihin terus. Tapi baunya itu ganggu banget, kalau malam itu makin bau dan banyak nyamuk," kata Firdaus kepada Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Firdaus menambahkan, bau kali berasal dari limbah rumah tangga dan ampas hasil produksi tempe rumahan di bantaran kali.

Produsen tempe itu disebut kerap membuang limbahnya ke kali.

Baca juga: Aktor Leonardo DiCaprio Kembali Soroti Kondisi TPST Bantargebang

"Kali tuh kalau pagi jam 06.00 itu warnanya hitam dan bau banget. Karena produsen tempe itu kan produksinya jam 04.00, mereka enggak pernah izin ke kita. Pernah kita tegur tapi galakkan mereka, karena nyangkut perut sih," ujar Firdaus.

Selain dari limbah rumah tangga, warga di bantaran juga kerap membuang sampah ke kali.

Warga berharap ada penanganan khusus dari instansi terkait agar kali menjadi bersih dan tidak menimbulkan bau.

"Ya maunya ditangani gitu, mungkin aliran airnya ditambah darimana gitu supaya ngalir airnya deras biar enggak terlalu bau," ujar Firdaus.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ombudsman Pertanyakan Fit and Proper Test Pemprov DKI

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ombudsman Pertanyakan Fit and Proper Test Pemprov DKI

Megapolitan
8 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat di RSUI Depok

8 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat di RSUI Depok

Megapolitan
Virus Corona Bisa Dicegah, Ini Tips dari Sudin Kesehatan Jaktim

Virus Corona Bisa Dicegah, Ini Tips dari Sudin Kesehatan Jaktim

Megapolitan
Sidak ke Lokasi Revitalisasi Monas, Ketua DPRD DKI Minta Proyek Dihentikan

Sidak ke Lokasi Revitalisasi Monas, Ketua DPRD DKI Minta Proyek Dihentikan

Megapolitan
Bajing Loncat di Cilincing Manfaatkan Kemacetan Saat Beraksi

Bajing Loncat di Cilincing Manfaatkan Kemacetan Saat Beraksi

Megapolitan
Ini Kronologi Penemuan Mayat WN Austria di Kamar Indekos di Setiabudi

Ini Kronologi Penemuan Mayat WN Austria di Kamar Indekos di Setiabudi

Megapolitan
Kronologi Penumpang Transjakarta yang Diserang Perempuan hingga Leher Tersayat

Kronologi Penumpang Transjakarta yang Diserang Perempuan hingga Leher Tersayat

Megapolitan
Gugatan Reklamasi Pulau M, Gubernur Anies Menang di Tingkat Banding

Gugatan Reklamasi Pulau M, Gubernur Anies Menang di Tingkat Banding

Megapolitan
Warga BPI Keluhkan Tandon yang Dangkal, Camat Pamulang Ajukan Pengerukan Ke Dinas PU

Warga BPI Keluhkan Tandon yang Dangkal, Camat Pamulang Ajukan Pengerukan Ke Dinas PU

Megapolitan
PTUN Batalkan SK Anies soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F

PTUN Batalkan SK Anies soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F

Megapolitan
Dua Remaja di Cilincing Jadi Bajing Loncat untuk Main Game Online

Dua Remaja di Cilincing Jadi Bajing Loncat untuk Main Game Online

Megapolitan
Polisi Sebut Pria yang Tewas di Kamar Kost Setiabudi Merupakan Warga Austria

Polisi Sebut Pria yang Tewas di Kamar Kost Setiabudi Merupakan Warga Austria

Megapolitan
Beraksi di Ruang Publik, Eksibisionis Bisa Dijerat UU Pornoaksi tanpa Aduan Korban

Beraksi di Ruang Publik, Eksibisionis Bisa Dijerat UU Pornoaksi tanpa Aduan Korban

Megapolitan
Kamera ETLE Identifikasi Pelat Nomor Jakarta, Bagaimana dengan Pelanggaran oleh Plat Nomor Pendatang?

Kamera ETLE Identifikasi Pelat Nomor Jakarta, Bagaimana dengan Pelanggaran oleh Plat Nomor Pendatang?

Megapolitan
Dinkes DKI Minta Seluruh Petugas Medis Siapkan Alat Pelindung Diri Hadapi Pasien Corona

Dinkes DKI Minta Seluruh Petugas Medis Siapkan Alat Pelindung Diri Hadapi Pasien Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X