Kisah Habibie dan Tangis Ali Sadikin di Tengah Bayang-bayang Orba

Kompas.com - 12/09/2019, 05:31 WIB
DOk. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTA DOK. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTADOk. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTA
|

Saat pertemuan, tak ada jarak antara anak buah Presiden itu dengan kelompok yang selama ini dianggap “musuh” Soeharto. Namun, tanda tanya bermunculan soal motif Habibie mengundang tokoh Petisi 50.

 

Ali Sadikin menangis

Meski undangan pertama Habibie kepada kelompok Petisi 50 ke Surabaya mengundang tanda tanya sejumlah pejabat negara, namun Habibie tak berhenti.

Dia pun menganggap aksinya mengundang Petisi 50 tak akan menyinggung Soeharto. Habibie lalu mengundang kembali Ali Sadikin dkk ke Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) di Bandung, Jawa Barat.

Setelah berkeliling, Habibie mempersilakan para tamunya untuk memberikan kesan-kesannya.

Ali Sadikin mendapat giliran berbicara. Dia mengaku tak menyangka kehadiran Petisi 50 atas undangan Habibie di PT PAL dan IPTN menjadi ramai dibicarakan.

"Tentu saja kalau kita mikirnya secara politis, walaupun sebenarnya tidak ada unsur politis atau rekayasa politis. Namun ternyata sambutan masyarakat begitu luar biasa dan itu tidak kami duga," ucap Ali.

Dia mulai tak bisa menahan emosi ketika mengungkapkan perasaan cekal terhadap kelompok Petisi 50.

Menurut Ali, apa yang diperjuangkan selama ini akan terus dilakukan karena perbedaan pendapat atau visi dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar.

"Soal dicekal terus, terserahlah... Namun Nasution dicekal...," tutur Ali.

"Siapa sih yang tidak kenal Nasution. Semua orang tahu di dalam dan di luar negeri. Kalau Pak Dirman adalah bapaknya ABRI, maka dia adalah bapaknya TNI AD. Kita tahu perjuangan beliau," katanya.

Jenderal (Purn) AH Nasution antara lain dikenal sebagai mantan Panglima Divisi Siliwangi, mantan KSAD, Menteri Keamanan Nasional dan Menko Hankam, Wakil Penglima Besar serta Ketua MPRS.

Semenjak Habibie membuka kembali komunikasi dengan kelompok Petisi 50, hubungan antara sejumlah pejabat Orde Baru pun mulai mencair.

Selang beberapa hari dari kunjungan di PT PAL, pihak imigrasi mengevaluasi kebijakan pencekalan. Sejumlah pejabat Orba juga mulai mendatangi kediaman AH Nasution.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Megapolitan
Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Megapolitan
Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Megapolitan
UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

Megapolitan
Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Megapolitan
FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Megapolitan
Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Megapolitan
Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Megapolitan
Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Megapolitan
Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Megapolitan
350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X