Lepas dari Bayang-bayang Airin, Aldrin Ramadian Ingin Mandiri Kejar Kursi Nomor Satu di Tangsel

Kompas.com - 13/09/2019, 09:35 WIB
Adik Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Aldrin Ramadian usai upacara 17 Agustus 2019 di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIAdik Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Aldrin Ramadian usai upacara 17 Agustus 2019 di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019).

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Nama Aldrin Ramadian mungkin masih terasa asing di telinga. Namun, sosoknya terus diperbincangkan di tengah hiruk pikuk kontestasi politik di Kota Tangerang Selatan.

Bukan karena sebagai ketua Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan seorang dosen namanya menjadi pembahasan publik, melainkan sebagai adik kandung Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Meski sebetulnya punya kesempatan melambungkan namanya, tetapi Aldrin tak ingin ada bayang-bayang sang kakak.

Aldrin tak ingin disangkut pautkan dengan kiprah kakaknya yang menjabat sebagai Wali Kota Tangerang Selatan dua periode.


Bulatkan tekad maju Pilkada Tangsel

Langkah Aldrin untuk menjadi orang nomor satu di Tangerang Selatan bukan hanya embusan angin belaka.

Melalui juru bicaranya, Sony Majid, Aldrin disebut sudah membulatkan tekad mengikuti pendaftaran sebagai calon wali kota pada pesta demokrasi tahun depan.

"Sejauh ini sudah bulat untuk maju. Sudah melalui proses pertimbangan yang cukup matang," kata Sony, Kamis (12/9/2019).

Keseriusan Aldrin untuk mengikuti pesta demokrasi lima tahunan dibuktikan melalui jalinan komunikasi yang dilakukan.

Baca juga: Ambil Formulir di PDI-P, Adik Airin Ramaikan Bursa Calon Pilkada Tangsel

Aldrin dikabarkan sudah silaturahmi kepada banyak tokoh masyarakat dan pemuda di Tangerang Selatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Megapolitan
Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Megapolitan
Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X