Kisah Petugas PPSU Atasi Tawuran di Duri Pulo dan Diundang ke Seoul

Kompas.com - 07/10/2019, 18:32 WIB
Angga Rahmana (30), petugas PPSU Kelurahan Duri Pulo lolos seleksi Program Seoul Sister City 2019 dan akan berangkat ke Seoul, Korea Selatan, pada November mendatang. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIAngga Rahmana (30), petugas PPSU Kelurahan Duri Pulo lolos seleksi Program Seoul Sister City 2019 dan akan berangkat ke Seoul, Korea Selatan, pada November mendatang.

Usai acara tersebut, tawuran di wilayah itu belum sepenuhnya hilang tetapi perlahan berkurang.

Semenjak itu, acara kepemudaan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda selalu diadakan dirinya dan pemuda di wilayah Setia Kawan.

Masuk PPSU dan akan pergi ke Seoul

Cerita tentang kegiatan sosial yang diselenggarakan Angga ternyata terdengar pihak Kelurahan Duri Pulo.

Angga lalu diminta tolong lurah untuk membuat suatu website berisi kegiatan kelurahan. Kebetulan, Angga saat itu telah berhenti dari pekerjaannya perusahaan konfeksi.

"Saya diminta tolong sama pak lurah waktu itu untuk buat website untuk publikasi kegiatan kelurahan. Saya sebenarnya enggak bisa, orang saya lulusan SMP enggak ngerti begituan. Tapi saya bilang bisa dulu saja," ujar Angga.

Baca juga: Ini Alasan Wanita Austria Terima Awan Petugas PPSU Menjadi Suami

Angga yang tidak bisa membuat website akhirnya minta diajarkan kerabatnya. Saat dirinya bisa membuat website, pihak kelurahan memberikan upah atas kerjanya. Namun, Angga menolak upah tersebut.

Berulang kali Angga mengendalikan website tersebut, namun dirinya tetap tidak mau menerima upah dari pihak kelurahan.

"Saya sudah bisa bantu kelurahan saja sudah senang, saya tidak mau terima bayaran itu. Sampai akhirnya, pak lurah tawari saya kerjaan sebagai PHL (Petugas Harian Lepas), waktu itu belum ada PPSU. Kalau kerjaan saya mau, dan saya saat itu kerja lah jadi petugas di kelurahan," ujar Angga.

Kegiatan sosial yang digarapnya berdampak positif pada lingkungan Duri Pulo.

Angga terkejut ketika dirinya ditunjuk untuk ikut seleksi peserta program Seoul Sister City 2019 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.

"Akhir September itu saya dihubungi buat seleksi, dua hari setelahnya langsung saya seleksi. Suruh paparin apa yang pernah saya lakukan dalam kegiatan kepemudaan. Alhamdulillah saya lolos seleksi, saya nomor 3 dari 15 orang yang lolos. Pesaing saya waktu seleksi itu orang kuliahan semua, saya cuman lulusan SMP sendiri," ujar Angga.

Awal November mendatang, Angga beserta rombongan lainnya akan berangkat ke Seoul untuk bertukar pikiran dan pengalaman dengan para pemuda dari negara lain.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X