Stasiun Gambir Tak Layani Kereta Api Jarak Jauh Akhir 2021

Kompas.com - 09/10/2019, 13:07 WIB
Keramaian penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat sudah mulai terlihat, Jumat (8/6/2018).  Sejumlah tempat duduk di ruang tunggu tampak penuh sehingga membuat penumpang lainnya harus berlesehan di lantai. Kondisi serupa juga terlihat saat Kompas.com mendatangi  Stasiun Gambir, Kamis (7/6/2018) malam. KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAKeramaian penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat sudah mulai terlihat, Jumat (8/6/2018). Sejumlah tempat duduk di ruang tunggu tampak penuh sehingga membuat penumpang lainnya harus berlesehan di lantai. Kondisi serupa juga terlihat saat Kompas.com mendatangi Stasiun Gambir, Kamis (7/6/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan Angkutan Kereta Api (KA) jarak jauh yang beroperasi di Stasiun Gambir, Jakarta, akan dipindahkan ke Stasiun Manggarai mulai akhir 2021.

Kasubag Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Supandi mengatakan, perpindahan itu menunggu proyek revitalisasi Stasiun Manggarai selesai.

"Iya konsepnya seperti itu akhir 2021 (KA jarak jauh) dipindahkan ke Manggarai. Jadi pembangunan stasiun Manggarai itu kan salah satu proyek double double track Manggarai-Cikarang, itu akan dibangun untuk meningkatkan kapasitas," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Mulai 5 Oktober, Stasiun Manggarai Layani KA Bandara Soekarno-Hatta

Ia mengatakan, perpindahan ini dilakukan karena Stasiun Manggarai lebih memungkinkan untuk dikembangkan kapasitas pelayanan dibandingkan Stasiun Gambir.

"Jadi ini lebih mudah dikembangkan daripada di stasiun Gambir yang sudah mentok seperti itu. Apalagi Stasiun Gambir kan masuk ring 1," ujar Supandi.

Baca juga: Layani Perjalanan dari Stasiun Manggarai, Ini Harapan Menhub untuk KA Bandara

Nantinya jalur KA jarak jauh akan berada di lantai 2 bersama jalur KRL Bogor Line. Sedangkan di lantai 1 akan ditempati KRL Bekasi Line dan KA Bandara.

Di kedua lantai ini memiliki jalur yang banyak sehingga bisa menampung berbagi jenis KA maupun KRL.

"Nah nanti di Manggarai sendiri akan dibuat grade yang ground floor sekarang di situ ada 8 jalur kemudian di lantai 2 dibangun 10 jalur," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X