Ibu Korban Tabrakan GrabWheels Sebut Orangtua Pelaku Sampaikan Penyesalannya

Kompas.com - 14/11/2019, 07:02 WIB
Muhimah (47), ibu dari Wisnu, salah satu korban kecelakaan skuter listrik GrabWheel di Asrama Polri Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAMuhimah (47), ibu dari Wisnu, salah satu korban kecelakaan skuter listrik GrabWheel di Asrama Polri Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Muhimah (47), ibu dari Wisnu, salah satu korban kecelakaan skuter listrik GrabWheels mengatakan, ibu dari DH, pengendara Camry yang jadi tersangka kecelakaan, mengatakan anaknya itu baru pertama kali mabuk.

"Ibunya pelaku bilang ke saya kalau anaknya itu tidak pernah mabuk yang dia tahu. Bahkan dia bilang anaknya bukan pemabuk," ujar Muhimah di Asrama Polri Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019).

Muhimah mengatakan, ibunda pelaku bercerita anaknya itu mabuk dalam rangka menyambut teman-teman pelaku yang baru saja datang dari Padang.

DH dan teman-temannya pergi untuk malam mingguan dan minum alkohol.

"Ibunya bilangnya anaknya itu mau malam mingguan ternyata mabuk, dia (ibu pelaku) juga tidak nyangka mungkin ya," ucap Muhimah.

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Menurut cerita ibu pelaku, seharusnya pelaku mengantarkan ibunya ke Padang. Namun dibatalkan karena ada teman-teman pelaku yang saat itu datang ke rumah.

"Jadi ibunya rencananya berangkat sendiri ke Padang eh ternyata dapat kabar anaknya begini (nabrak) akhirnya di-cancel juga," ujar Muhimah.

Ibu dari pelaku juga menyesali apa yang terjadi pada anaknya saat itu.

"Kalau dia berangkat sama saya (ke Padang) tidak bakal kejadian nih," tutur Muhimah menirukan ibu pelaku.

Adapun dua pengguna skuter listrik GrabWheels ditemukan tewas saat berkendara di kawasan Gate 3 Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) dini hari. Adapun dua orang ini, yakni Wisnu (18) dan Ammar (18).

Sementara, empat orang lainnya mengalami luka-luka, yakni Fajar Wicaksono, Bagus, Wulan dan Wanda.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Megapolitan
Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Megapolitan
Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Megapolitan
Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Megapolitan
Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Megapolitan
Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Megapolitan
Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Megapolitan
Hadi Pranoto Siap Penuhi Panggilan Polisi atas Kasus Video Klaim Obat Covid-19

Hadi Pranoto Siap Penuhi Panggilan Polisi atas Kasus Video Klaim Obat Covid-19

Megapolitan
Tunggu Hasil Swab Test, 85 Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Tak Wajib Isolasi Mandiri

Tunggu Hasil Swab Test, 85 Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Tak Wajib Isolasi Mandiri

Megapolitan
Lapor Balik ke Polisi, Hadi Pranoto Tuduh Muannas Lakukan Pencemaran Nama Baik

Lapor Balik ke Polisi, Hadi Pranoto Tuduh Muannas Lakukan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19, Terinfeksi Setelah Protokol Kesehatan Kendur

Cerita Pasien Covid-19, Terinfeksi Setelah Protokol Kesehatan Kendur

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Segera Pulih

Pemprov DKI Optimistis Ekonomi Jakarta Segera Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X