MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Kompas.com - 15/11/2019, 22:39 WIB
Pemeriksaan di pintu detektor sebelum memasuki Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019). KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIPemeriksaan di pintu detektor sebelum memasuki Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta menyiagakan anjing pelacak di sejumlah stasiun MRT Jakarta.

Corporate Secretary division Head PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan, anjing-anjing pelacak itu disiagakan untuk melacak benda-benda mencurigakan.

"Tidak ada penambahan personel jaga, namun ada tambahan penjagaan anjing pelacak," ujar Kamal saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Anjing pelacak tersebut milik pihak kepolisian.

Baca juga: Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

 

Polisi telah meminta PT MRT Jakarta untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penumpang.

"MRT konsisten memberikan perhatian serius terhadap keamanan dan keselamatan penumpang. Ini masukkan dari pihak kepolisian," lanjut Kamal.

Menurut dia anjing pelacak diutamakan siaga di stasiun yang padat penumpang seperti Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Stasiun Lebak Bulus.

PT MRT Jakarta memang sedang meningkatkan pengamanan di seluruh stasiun MRT Jakarta.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat malam pukul 20.30 WIB, petugas keamanan berjaga di semua pintu masuk dan keluar stasiun.

Petugas keamanan memeriksa barang bawaan calon penumpang baik yang membawa tas berukuran kecil maupun besar. Calon penumpang diminta menunjukkan barang apa saja yang akan dibawa masuk ke dalam stasiun maupun kereta.

Salah seorang petugas keamanan menyebutkan, pemeriksaan dilakukan setiap hari. Namun belakangan menjadi lebih teliti untuk menghindari hal yang tak diinginkan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

Megapolitan
Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

Megapolitan
Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

Megapolitan
Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

Megapolitan
Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

Megapolitan
Benyamin Davnie Targetkan Dapat Dukungan 4 Partai dalam Pilkada Tangsel

Benyamin Davnie Targetkan Dapat Dukungan 4 Partai dalam Pilkada Tangsel

Megapolitan
Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Megapolitan
Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Megapolitan
Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Megapolitan
Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Megapolitan
Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Megapolitan
RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X