Diduga Pergeseran Tanah, Enam Rumah di Tangsel Retak hingga Ambruk

Kompas.com - 21/11/2019, 11:56 WIB
Sejumlah bangunan rumah warga yang bermukim di RT 14 RW 03, Kelurahan Keranggan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami keretakan hingga roboh. Hak tersebut diduga akibat pergeseran tanah saat pergantian musin pancaroba.  KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSejumlah bangunan rumah warga yang bermukim di RT 14 RW 03, Kelurahan Keranggan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami keretakan hingga roboh. Hak tersebut diduga akibat pergeseran tanah saat pergantian musin pancaroba.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sejumlah bangunan rumah warga di RT 14 RW 03, Kelurahan Keranggan, Setu, Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) mengalami keretakan hingga roboh. Hal ini diduga akibat pergeseran tanah saat musim pancaroba.

Dari pangamatan sepintas, sejumlah rumah terlihat masih kokoh berdiri. Namun, jika diperhatikan dengan secara dekat, terdapat keretakan dari beberapa sisi bangunan tembok dan lantainya.

Sedikitnya ada enam rumah yang lokasinya saling berdekatan dan mengalami keretakan pada tembok. Bahkan ada salah satu rumah yang kontruksinya sudah mulai terangkat dari tanah.

Salah satunya rumah ketua RT setempat, Khodijah (32), yang mengalami beberapa keretakan pada sisi-sisi tembok bagian depan dan dalam.

Baca juga: Sambil Menangis, Nuriadi Kisahkan Saat Tanah Bergeser 500 Meter dan Istrinya Tak Tertolong

Bahkan pada bagian belakang rumah Khodijah, tembok berukuran 2x3 meter yang menutupi kamar kecil dan dapur telah ambruk.

"Kejadiannya ini hari Jumat kemarin jam 01.00 siang, tiba-tiba saya rasakan pergeseran. Sebelumnya tembok belakang rumah saya melendung dulu, (kemudian) tiba-tiba ambruk," kata Khodijah saat ditemui di lokasi, Kamis (21/11/2019).

Saat itu, Khodijah yang ketakutan langsung ke luar rumah. Ternyata keretakan yang dialami bukan saja pada rumahnya, namun juga pada tetangga.

Baca juga: Tanah Bergeser dan Ambles, Dua Rumah di Tasikmalaya Ambruk

"Kalau kontruksi tembok saya rasa kuat. Jadi bukan karena temboknya yang sudah rapuh ya, karena rumah lain juga pada retak. Ini baru 10 tahun bangunan. Saya kira ya dari musim kemarau kemarin itu jadi geser tanahnya," katanya.

Selain tembok yang ambruk, kata Khodijah, lantai pada ruang tamu rumah juga mengalami keretakan dengan panjang sekitar setengah meter.

"Iya ubin saya juga pada retak semennya. Jadi seperti terbelah gitu," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Megapolitan
Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Megapolitan
Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Megapolitan
Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Megapolitan
Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Megapolitan
Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Megapolitan
Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Megapolitan
Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Megapolitan
Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Megapolitan
Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Megapolitan
Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X