Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Kompas.com - 21/11/2019, 20:02 WIB
Jalur sepeda di Tomang Raya masih dipadati kendaraan bermotor pada Rabu (20/11/2019) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARJalur sepeda di Tomang Raya masih dipadati kendaraan bermotor pada Rabu (20/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Operasional Maruli Sijabat mengatakan, pihaknya belum mengatur penindakan hukum secara khusus mengenai sepeda yang memasuki badan jalan raya.

"Sanksinya sejauh ini tidak ada," ujar Kepala Bidang Operasional Maruli Sijabat di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Maruli mengatakan, alasan tidak adanya penindakan itu lantaran sepeda dinilai tidak memiliki polusi dan tidak adanya nomor registrasi hingga indentifikasi kendaraan bermotor.

Meski tidak ada larangan mengenai sepeda beroperasi di jalan raya, Dishub DKI mendorong pesepeda menggunakan jalur yang sudah disediakan khusus.

Sehingga, tidak ada peluang kendaraan bermotor dan mobil yang melintas di jalur sepeda itu.

“Jadi jangan sampai kendaraan bermotor menggunakan jalur sepeda karena kosong," kata Maruli.

Maruli mengatakan, saat ini pihaknya masih memproses pengesahan aturan gubernur terkait jalur sepeda di Jakarta.

Bahkan, pihaknya masih mengakaji jalur sepeda itu dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Baca juga: Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Meski belum ada Peraturan Gubernur itu, kata Maruli, pihaknya tetap akan memberikan teguran jika nantinya ditemukan pengendara motor dan mobil melintas di jalur sepeda.

"Penindakan itu tidak harus represif, bisa juga di-stop. Kita berikan imbauan. Setidaknya mengurangi waktu aktivitas dia (pelanggar aturan jalur sepeda)," tutur Maruli.

Adapun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mulai lakukan sosialisasi uji coba jalur sepeda fase II sejak Sabtu (12/10/2019) hingga 19 November 2019 lalu.

Fase II ini sepanjang 23 kilometer yang meliputi Jalan RS Fatmawati Raya, Jalan Panglima Polim, Jalan Sisingamangaraja, hingga Jalan Jenderal Sudirman.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Hadapan Emil dan Pepen, Jokowi Puji Kota Bekasi Berhasil Tekan Penularan Covid-19

Di Hadapan Emil dan Pepen, Jokowi Puji Kota Bekasi Berhasil Tekan Penularan Covid-19

Megapolitan
Pemalsu SIKM Bakal Dijerat Pidana, Ancaman hingga 12 Tahun Penjara

Pemalsu SIKM Bakal Dijerat Pidana, Ancaman hingga 12 Tahun Penjara

Megapolitan
Anies: Kalau Masyarakat Tidak Taat, Terpaksa PSBB Diperpanjang...

Anies: Kalau Masyarakat Tidak Taat, Terpaksa PSBB Diperpanjang...

Megapolitan
Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana di PN Jakbar secara Virtual Rabu Besok

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana di PN Jakbar secara Virtual Rabu Besok

Megapolitan
Merasa Gerah Beberapa Hari Terakhir? Ini Penjelasan BMKG

Merasa Gerah Beberapa Hari Terakhir? Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Petugas Mulai Periksa SIKM Penumpang yang Hendak Masuk Jakarta dari Bandara Soetta

Petugas Mulai Periksa SIKM Penumpang yang Hendak Masuk Jakarta dari Bandara Soetta

Megapolitan
Tak Punya SIKM, Pendatang di Terminal Pulo Gebang Akan Dipulangkan atau Dikarantina

Tak Punya SIKM, Pendatang di Terminal Pulo Gebang Akan Dipulangkan atau Dikarantina

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Atur Kegiatan di Pasar untuk Cegah Covid-19

Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Atur Kegiatan di Pasar untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Mengikuti Jakarta Soal Pembukaan Kembali Mal

Kota Bekasi Akan Mengikuti Jakarta Soal Pembukaan Kembali Mal

Megapolitan
6.347 Warga Ajukan SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Mayoritas Ditolak Pemprov DKI

6.347 Warga Ajukan SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Mayoritas Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Sempat Ikut Shalat Id di Masjid

Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Sempat Ikut Shalat Id di Masjid

Megapolitan
Operasi Ketupat Akan Berakhir, Jangka Waktu Pemeriksaan SIKM Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Operasi Ketupat Akan Berakhir, Jangka Waktu Pemeriksaan SIKM Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Megapolitan
Memaksa Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Siap-siap Putar Balik atau Karantina 14 Hari

Memaksa Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Siap-siap Putar Balik atau Karantina 14 Hari

Megapolitan
Depok Sangat Rentan Penularan Lokal Covid-19

Depok Sangat Rentan Penularan Lokal Covid-19

Megapolitan
Penyekatan Arus Balik Mudik Dibagi 3 Lapis Mulai dari Wilayah Jatim

Penyekatan Arus Balik Mudik Dibagi 3 Lapis Mulai dari Wilayah Jatim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X