5 Persen Warga Jakarta Timur Masih Buang Limbah WC ke Kali

Kompas.com - 28/11/2019, 11:44 WIB
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar di RPTRA Garuda, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWali Kota Jakarta Timur M Anwar di RPTRA Garuda, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar lima persen warga Jakarta Timur tidak memiliki tangki septik ( septic tank) untuk limbah toilet.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan, jumlah itu terus berkurang tiap tahunnya berkat kesadaran masyarakat dan bantuan program CSR (corporate social responsibility) perusahaan swasta.

"Helikopter ( jamban di saluran atau kali) sudah tidak banyak di Jakarta Timur, di Jakarta Timur masih ada lima persen dari jumlah penduduk yang ada," kata Anwar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Garuda, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Atasi Krisis Jamban, Lurah Tanjung Duren Utara Segera Bangun Lubang Septic Tank

Anwar menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk mengurangi jumlah warga yang belum memiliki septic tank dengan melakukan sosialisasi, melibatkan CSR dan kementerian-kementerian.

"Kami upayakan mudah-mudahan tahun ini kami bersihkan sampai 100 persen, kami bersihkan. Kami melibatkan CSR, kementerian juga," ujar Anwar.

Menurut Anwar, keterbatasan lahan menjadi kendala warga membuat tangki septik.

"Kendala biasanya lahan, rata-rata kami buat di dalam rumahnya, di dapur atau di kamar, tapi ini harus kami lakukan demi kesehatan bersama. Karena (bakteri) e-coli akhirnya merambat kemana-mana, khususnya buat anak-anak balita membahayakan, ancaman untuk perkembangan otaknya," kata Anwar.

Baca juga: Gagal Paham Cek Septic Tank yang Berujung Merenggut Nyawa Petugas Sedot WC

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X