Sudah Sebulan, Warga Pulau Pramuka Terserang Penyakit Gatal-gatal

Kompas.com - 03/12/2019, 22:35 WIB
Ilustrasi gatal shutterstockIlustrasi gatal

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara terserang penyakit gatal-gatal.

Lurah Pulau Panggang Pepen Kuswandi mengatakan, warga terjangkit penyakit gatal-gatal itu ditemukan di beberapa RT yang ada di Pulau Panggang tersebut.

Menurut Pepen, ada sekitar 10 orang warga Pulau Pramuka yang menderita gatal-gatal disertai keluhan yang berbeda-beda.

"Kurang tahu (penyebabnya) yang pasti penyakitnya lain-lain (keluhannya). Penyakitnya tersebar di masing-masing RT," kata Pepen saat dihubungi, Selasa (3/12/2019).


Pepen mengatakan, pihak kelurahan telah mengecek sendiri kondisi yang dialami warganya tersebut.

Baca juga: Terserang Penyakit Gatal-gatal, Warga Pulau Panggang Periksakan Diri di Pulau Pramuka

"Tadi saya perintahkan tim untuk sampling," ucap Pepen.

Sementara itu, ketua RW 005 Kelurahan Pulau Panggang Sairan menyebutkan bahwa gejala yang biasa dialami warga diawali dari rasa gatal di bagian leher.

"Habis gatal-gatal di leher habis itu merah-merah dan bengkak lalu nyebar ke semua tubuh," ujarnya.

Rasa gatal itu diperparah apabila terkena keringat serta angin malam.

Kondisi ini kurang lebih sudah sebulan dialami warga. Namun, tidak ada warga yang melaporkan masalah gatal-gatal tersebut kepada pemerintah setempat.

Sairan mengungkapkan, gejala seperti ini baru pertama kali terjadi di Pulau Pramuka.

"Entah karena air, cuaca, atau makanan, enggak tahu juga, tapi baru kali ini seperti ini," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Megapolitan
Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Megapolitan
Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Megapolitan
Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Megapolitan
Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Megapolitan
PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

Megapolitan
Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Megapolitan
Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Megapolitan
Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Megapolitan
Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Megapolitan
Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Megapolitan
Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Megapolitan
Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Megapolitan
Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X