Rangkap Jabatan, Anggota TGUPP Achmad Haryadi Juga Jabat Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta

Kompas.com - 09/12/2019, 13:05 WIB
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) DKI Jakarta Achmad Haryadi memiliki dobel jabatan.

Selain menjadi anggota TGUPP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Haryadi juga menjabat sebagai Dewan Pengawas tujuh rumah sakit umum daerah (RSUD) Jakarta.

Hal itu diketahui saat Komisi E DPRD DKI Jakarta rapat bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020.

"(Anggota TGUPP) atas nama Haryadi, dia menjadi Dewan Pengawas di tujuh rumah sakit DKI," ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Terus Dikritik, Ini Kata Anies tentang Hasil Kerja TGUPP

Tujuh RSUD yang dimaksud, yaitu RSUD Koja, RSUD Cengkareng, RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSUD Pasar Rebo, RSUD Budi Asih, dan RSUD Duren Sawit.

Iman menuturkan, Haryadi terlebih dahulu menjadi Dewan Pengawas tujuh sakit itu sebelum akhirnya menjadi anggota TGUPP pada 2018.

"2016, dia sudah masuk sebagai Dewan Pengawas dulu, baru masuk TGUPP," kata dia.

Baca juga: Direkomendasikan Dicoret, Anggaran TGUPP Tetap Dialokasikan pada Rancangan APBD 2020

Komisi E DPRD DKI Jakarta, lanjut Iman, akan mencari tahu dasar hukum soal boleh atau tidaknya seorang anggota TGUPP merangkap jabatan.

Komisi E belum mengambil keputusan soal Haryadi yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta itu.

"Dia kan sudah pensiun, dia orang Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dulu, PNS, makanya kami mau cari dulu payung hukumnya," ucap Iman.

Hingga saat ini, Kompas.com masih meminta konfirmasi Achmad Haryadi soal pernyataan Iman Satria tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X