Rhoma Irama Sarankan Pemprov DKI Pakai Pawang Hujan Saat Malam Tahun Baru

Kompas.com - 20/12/2019, 18:35 WIB
Musisi Rhoma Irama saat konferensi pers mengenai acara tahun baru 2020 di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIMusisi Rhoma Irama saat konferensi pers mengenai acara tahun baru 2020 di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019)

JAKARTA KOMPAS.com - Musisi Rhoma Irama menyarankan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan jasa pawang hujan saat perayaan malam pergantian tahun 2020.

Rhoma Irama sendiri akan menjadi salah satu pengisi acara panggung hiburan pada malam tahun baru 2020 yang digelar Pemprov DKI.

Saran ini dilontarkan Rhoma karena selama tiga tahun terakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selalu menggelar acara tahun baru di tempat terbuka, yakni kawasan Bundaran HI, serta sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Secara teknis, tantangannya jauh lebih berat, bagi tim produksi dan para artis karena (panggung) tidak ada atapnya. Oleh karena itu, saya harap Pemprov menyediakan pawang-pawang yang ahli," kata Rhoma di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Untuk Kali Pertama, Rhoma Irama dan Iwan Fals Bakal Berbagi Panggung

"Tapi, mudah-mudahan sih enggak hujan (malam tahun baru) ini," lanjut dia.

Meski demikian, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memastikan apakah pihaknya bakal menggunakan jasa pawang hujan atau tidak sesuai yang disarankan Rhoma.

Meski begitu, ia berharap kalau pun hujan turun, tidak begitu deras.

"Saya belum dapat referensi (pawang hujan) nih. Kita berdoa saja, semoga pas malam itu hujannya rintis-rintis (rintik-rintik) karena banyak artinya," ucap Saefullah tersenyum.

Diketahui, merayakan malam pergantian tahun 2020, Pemprov DKI Jakarta menggelar sejumlah acara di Ibu Kota.

Acara-acara tersebut akan tersebar di sejumlah titik sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Nantinya ada panggung hiburan di lima lokasi, yakni Halaman Balai Kota Jakarta, Pintu Barat Daya Monas, Jalan Wahid Hasyim (Depan Gedung Jaya), area Bundaran Hotel Indonesia, dan Spot Budaya Dukuh Atas.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Pemprov DKI Sediakan 5 Panggung Hiburan

Selain itu, akan ada acara nikah massal di Balai Kota yang diikuti oleh 631 pasangan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X