H-1 Hari Raya Natal, Pemudik Masih Padati Stasiun Senen

Kompas.com - 24/12/2019, 13:53 WIB
Kepadatan penumpang yang terjadi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/12/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKepadatan penumpang yang terjadi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sehari menjelang Hari Raya Natal 2019, Selasa (24/12/2019), ribuan penumpang masih memadati Stasiun Senen, Jakarta Pusat

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, penumpang tampak hilir mudik membawa koper, tas besar dan plastik.

Para penumpang  tampak memadati di sekitar kursi tunggu sebelum memasuki gerbang menuju kereta.

Sementara di bagian peron, tak begitu banyak penumpang yang terlihat. Alasannya karena PT KAI hanya memperkenankan penumpang yang segera berangkat memasuki kawasan peron.


Baca juga: Jalan Bergelombang, Pemudik Diimbau Hati-hati Lintasi Tol Layang Jakarta-Cikampek

Kepala Stasiun Senen, Widhusukma Dananjaya mengatakan, 22.354 tiket kereta menuju berbagai destinasi telah terjual hari ini.

"Sudah 97 persen, tinggal 3 persen. Kalau penumpang mau cari masih bisa," kata Widhu kepada wartawan, di lokasi

Widhu mengatakan, tujuan favorit pilihan warga yang ingin naik kereta dari Stasiun Senen adalah kota-kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Sementara untuk kereta jurusan Jawa Barat Widhu menyampaikan bahwa seluruhnya sudah habis terjual.

"Ya kalo untuk kereta tambahan cuma sampau tanggal 5 itu, lima KA tadi. Kami sudah optimalkan rangkaian yang ada, jadi tidak ada penambahan lagi," ujar Widhu.

Untuk mengakomodasi kemudahan kenyamanan, dan banyaknya penumpang, PT KAI menambah jumlah personil baik keamanan ataupun pelayanan di dalam kereta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Megapolitan
Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Megapolitan
Atap SMKN 24 Jaktim Roboh, DPRD DKI Cium Indikasi Kecurangan Saat Rehab

Atap SMKN 24 Jaktim Roboh, DPRD DKI Cium Indikasi Kecurangan Saat Rehab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X