Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Senen Selama Underpass Dibangun

Kompas.com - 07/01/2020, 13:10 WIB
Satpol PP masih jaga di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVASatpol PP masih jaga di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas terkait adanya pembangunan Underpass Senen Extension di Jakarta Pusat, mulai Senin (6/1/2020) kemarin.

Kepala Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Harlem Simanjuntak menjelaskan, Underpass Senen Extension akan menghubungkan Galur dengan Jalan Senen Raya, tepatnya di depan Hotel Oasis.

" Rekayasa lalu lintas sudah berlaku dari kemarin untuk mengurangi kemacetan saat pembangunan underpass berlangsung. Rekayasa itu dilakukan di Simpang 5 Senen, Jakarta Pusat," kata Harlem saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Rekayasa pertama dilakukan di Jalan Suprapto yang mengarah ke Kwitang.

Baca juga: Revitalisasi Kawasan Senen Harus Jadi Contoh Urban Regeneration

"Jadi dari Jalan Suprapto mengarah ke kawasan Kwitang bisa lurus. Selama ini kan harus belok kanan mengarah RSPAD atau Jalan Kwini atau Jalan Abdul Rahman baru ke Kwitang," kata Harlem.

Kemudian, yang dari Kwitang mengarah Jalan Kramat Raya yang biasanya bisa langsung ke kanan di Traffic Light Simpang 5 saat ini bisa berputar di Traffic Light Kramat Bunder.

Harlem mengatakan, rekayasa lalu lintas itu juga sudah diinformasikan melalui spanduk.

"Ada anggota juga yang berjaga di kawasan Simpang 5," kata Harlem.

Ia mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari Jalan Simpang 5 Senen.

"Untuk masyarakat bisa menghindari Simpang 5 Senen karena ada pembanguan Underpass Senen Etension. Silakan cari jalan alternatif lain dan tetap patuhi rambu-rambu yang sudah ada," imbuhnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

Megapolitan
Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

Megapolitan
Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

Megapolitan
Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Megapolitan
11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

Megapolitan
Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

Megapolitan
Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Megapolitan
Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Megapolitan
Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X