Pemprov DKI Perbaiki Sementara Jalan Amblas di Penggilingan

Kompas.com - 07/01/2020, 16:31 WIB
Akses warga Kampung Pedaengan, RT 015, RW 08, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, terputus akibat jalan amblas, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIAkses warga Kampung Pedaengan, RT 015, RW 08, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, terputus akibat jalan amblas, Selasa (7/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan perbaikan sementara akses jalan yang amblas di Kampung Pedaengan, RT 015, RW 08, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Camat Cakung Achmad Salahuddin mengatakan, mulai hari ini Selasa (7/1/2020), perbaikan sementara dilakukan dengan penguatan penyanggah pada bawah jalan guna mencegah longsor susulan.

"Kita ada penanganan sementara, karena ini emergency yah, jadi dari Sudin Bina Marga dan Sudin SDA akan menyokong yang roboh itu agar kondisinya jadi lebih kuat. Kemudian, SDA juga turapnya akan dirapihkan," kata Achmad di lokasi, Selasa.

Baca juga: Jalan Amblas Akibat Banjir, Akses Warga Kampung Pedaengan Cakung Terputus

Achmad menambahkan, perbaikan sementara memerlukan waktu sekitar dua hari. Usai diperbaiki sementara, mobil bisa kembali melintas.

"Kita lagi nunggu dolkennya (kayu) dulu ini, hari ini dimulai perbaikan sementara. Perbaikan satu hari dua hari selesai supaya kuat dulu, karena ini rawan sekali," ujar Achmad.

Adapun pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah petugas Sudin Bina Marga dan Sudin SDA Jakarta Timur sudah berada di lokasi mengecek dan mulai melakukan perbaikan jalan.

"Perbaikan sementara ini sambil nunggu tindaklanjut setelahnya untuk perbaikan permanen," ujar Achmad.

Baca juga: Anies Sebut Kemang Tidak Banjir, Faktanya Terendam 2 Meter

Sebelumnya, akses warga Kampung Pedaengan, RT 015, RW 08, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, terputus akibat jalan amblas pada 1 Januari 2020.

Jalan tersebut amblas karena banjir yang melanda wilayah tersebut. Akibatnya, mobil tidak diperbolehkan melintas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X