Kompas.com - 20/01/2020, 19:07 WIB
Dua dari tujuh anggota kelompok begal yang merampok sopir truk di Plumpang, Koja, Jakarta Utara  pada Minggu (12/1/2020) lalu telah ditangkap Polres Metro Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIDua dari tujuh anggota kelompok begal yang merampok sopir truk di Plumpang, Koja, Jakarta Utara pada Minggu (12/1/2020) lalu telah ditangkap Polres Metro Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan begal sopir truk di Plumpang, Jakarta Utara, merampas korban-korban mereka untuk membeli lem Aica Aibon. Hal itu diakui langsung oleh salah satu tersangka berinisial D (19).

"Untuk beli Aibon, buat mabuk," kata D saat ditanyai wartawan di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (20/1/2020).

Ia mengaku sudah tiga kali membegal sopir truk selama sepekan sebelum tertangkap polisi. D beraksi bersama enam orang tersangka lainnya.

Baca juga: Sekelompok Begal Incar Sopir Truk di Plumpang, Jakarta Utara

Dalam sekali beraksi, ia bisa mendapatkan ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

"Targetnya mobil losbak sama truk," ujar D.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Arief Ardiansyah menyebutkan bahwa kelompok begal itu beroperasi pada dini hari.

"Dia mengambil waktunya tuh jam 03.00 WIB pagi, sudah enggak ada orang, sepi, mereka berkumpul sopir truknya lewat dihentikan beramai-ramai," ujar Arief.

Dua orang yang ditangkap berinisial A (17) dan D (19). Sementara lima orang yang masih buron berinisial DK, CP, PJ, FM dan NL.

"Kita kenakan pasal 365 KUHP Ayat 2 dan 4 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujar Arief.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.