Polisi Ungkap Kesulitan Tangkap Pelaku Masturbasi di Bawah JPO Ahmad Yani Bekasi

Kompas.com - 28/01/2020, 13:16 WIB
Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya disebut telah melakukan pornoaksi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bekasi pada Kamis (23/1/2020) sore. Sosok pria itu, seperti dalam foto di atas beredar di dunia maya. InstagramSeorang pria yang tidak diketahui identitasnya disebut telah melakukan pornoaksi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bekasi pada Kamis (23/1/2020) sore. Sosok pria itu, seperti dalam foto di atas beredar di dunia maya.

BEKASI, KOMPAS.com - Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Arman mengakui bahwa polisi kesulitan menangkap pelaku masturbasi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Sebagai informasi, kasus tersebut beredar dan fotonya viral di media sosial sejak Kamis (23/1/2020).

Pelaku tampak mengeluarkan alat kelaminnya di atas jok motor di tepi jalan.

Baca juga: Aksi Masturbasi di Bawah JPO Ahmad Yani Bekasi Disebut Sudah Tahunan

Saksi yang memfoto tindakan itu mengakui bahwa selama ia sudah resah karena sudah menahun melihat kejadian itu selama bekerja di kompleks ruko di sekitar lokasi.

"Ada kesulitan mendeteksi," kata Arman kepada wartawan, Senin (28/1/2020) siang di Mapolres Metro Bekasi Kota.

"Dia (pelaku masturbasi) ada di bawah JPO, enggak ada (foto) yang jelas menangkap. Terus plat motornya ditutupi," lanjut dia.

Arman menduga, pemotor itu sengaja menutupi sebagian plat nomornya dengan sejenis kertas supaya sulit dilacak jika tindakannya dipotret dan viral di media sosial, meskipun ada beberapa digit angka di plat motor yang terlihat jelas.

Ia mengklaim, polisi kini tengah menyisir kamera-kamera pengintai yang mungkin ada di sekitar JPO tersebut.

"Juga mukanya kehalangan helm. Plat nomornya masih menebak-nebak karena 2 digit tertutup. Jadi belum bisa dideteksi detail," ujar Arman.

Baca juga: Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Dalam sepekan belakangan, sekiranya tiga aksi eksibisionisme terjadi.

Semua pelaku merupakan laki-laki yang masturbasi depan umum.

Polisi telah mengungkap dua di antaranya, yakni kasus eksibisionisme terhadap lima orang bocah di Cikarang Timur, Bekasi pada Senin (20/1/2020) dan kasus eksibisionisme terhadap tiga perempuan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada Kamis (23/1/2020).

Kasus di bawah JPO Ahmad Yani Bekasi adalah satu kasus tersisa yang belum kunjung diungkap polisi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X