Olah TKP di SPBU yang Terbakar di Pos Pengumben, Puslabfor Amankan Barang Bukti

Kompas.com - 30/01/2020, 17:02 WIB
Polisi lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ruang genset pom bensin yang terbakar di Pos Pengumben, Kembangan, Jakarta Barat (Kamis (30/1/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARPolisi lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ruang genset pom bensin yang terbakar di Pos Pengumben, Kembangan, Jakarta Barat (Kamis (30/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran ruang genset di SPBU Pertamina yang berada di Pos Pengumben, Kembangan, Jakarta Barat.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan beberapa barang yang turut terbakar pada Selasa (28/1/2020) lalu.

Kaursubdit Laka Bakar Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, AKP Hendri mengatakan, pengamanan barang bukti guna mengetahui penyebab kebakaran.

"Untuk penyebab belum bisa disampaikan sekarang karena masih ada barang bukti yang perlu diambil di TKP, barang bukti itu masih perlu pemeriksaan di laboratorium," ucap Hendri di SPBU Pertamina, Pos Pengumben, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: Seorang Petugas Keamanan SPBU Tewas Terbakar di Ruang Genset

Selama kurang lebih dua jam pihak forensik melakukan olah TKP di sekitar ruang genset dan mengamankan barang-barang seperti kabel-kabel di dalam ruang genset, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dari ukuran besar hingga kecil.

Berdasarkan olah TKP diketahui, hampir seluruh bagian mesin genset terbakar.

"Sumber api masih kami cari, itu masih dalam penyelidikan puslabfor," kata Hendri.

Baca juga: Fakta Kecelakaan Beruntun Truk Tabrak Gardu Tol Halim

Usai melakukan olah TKP, Puslabfor Mabes Polri dan Polsek Kembangan kembali menutup pintu ruangan genset dengan garis polisi.

Sebelumnya, satu ruang genset di SPBU Pertamina, Pos Pengumben terbakar pada Selasa (28/1/2020) malam.

Satu orang petugas sekuriti meninggal di tempat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Megapolitan
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Megapolitan
Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Megapolitan
Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Megapolitan
Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang 'Terjebak' dalam Pandemi Covid-19

Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang "Terjebak" dalam Pandemi Covid-19

Megapolitan
Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Megapolitan
Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Megapolitan
Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Megapolitan
84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Megapolitan
Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

Megapolitan
Penipu Modus Jual Masker Murah Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Bayar Tiket Konser

Penipu Modus Jual Masker Murah Gunakan Hasil Kejahatannya untuk Bayar Tiket Konser

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X