Wesel Diganti, Selama 11 Hari Puluhan KRL Lintas Jakarta Kota Hanya Sampai Manggarai

Kompas.com - 11/02/2020, 05:32 WIB
Penumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019). PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan perubahan jadwal kereta yang berdampak pada lonjakan penumpang di sejumlah stasiun. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPenumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019). PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan perubahan jadwal kereta yang berdampak pada lonjakan penumpang di sejumlah stasiun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan commuter line alias kereta rel listrik (KRL) bakal direkayasa selama 11 hari mulai Kamis (13/2/2020) lusa hingga tanggal 23 Februari ini.

Rekayasa perjalanan itu dilakukan berkaitan dengan penggantian wesel di Stasiun Gambir dan Jakarta Kota dalam kurun waktu yang sama.

Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menjelaskan, lintasan KRL yang akan terdampak yakni perjalanan KRL lintas Stasiun Cikarang/Bekasi dan Depok/Bogor tujuan Stasiun Jakarta Kota.

Baca juga: PT KCI Akan Rekayasa Perjalanan KRL Selama 11 Hari Mulai Kamis Lusa

Sebagian perjalanan KRL di dua lintasan itu hanya sampai Stasiun Manggarai untuk selanjutnya kembali menuju Depok/Bogor dan Bekasi/Cikarang.

"Dari total 281 perjalanan KRL Depok/Bogor dan Cikarang/Bekasi dengan tujuan Jakarta Kota maupun sebaliknya, terdapat 45 perjalanan yang akan mengalami rekayasa pola operasi," kata Anne dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (10/2/2020) malam.

"Selain itu, satu perjalanan dibatalkan, yaitu KA 1348 dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Manggarai yang seharusnya berangkat pukul 09.29," imbuh dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ada Perbaikan Wesel di Stasiun Jakarta Kota, Ini Rekayasa Perjalanan KRL

Selain dua lintasan tadi, Anne berujar, perjalanan KRL di lintas lainnya akan tetap berlangsung normal sebagaimana biasa.

Berikut daftar perjalanan KRL yang mengalami rekayasa selama 11 hari mulai Kamis mendatang:

1 1325 Bks Jakk 05:52 06:54 jalan hanya sampai Bks-Mri

2 1326 Jakk Bks 07:04 08:05 jalah hanya Mri-Bks

3 1059 Boo Jakk 05:22 06:58 Jalan hanya sampai Boo-Mri

4 1060 Jakk Boo 07:07 08:43 Jalan hanya Mri-Boo

5 1061 Dp Jakk 05:57 07:03 Jalan hanya sampai Dp-Mri

6 1062 Jakk Boo 07:14 08:52 Jalan hanya Mri-Boo

7 1345 Bks Jakk 08:11 09:13 jalan hanya sampai Bks-Mri

8 1346 Jakk Bks 09:21 10:28 jalah hanya Mri-Bks

9 1347 Bks Jakk 08:23 09:21 jalan hanya sampai Bks-Mri

10 1348 Jakk Mri 09:29 09:52 BATAL

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Megapolitan
Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Megapolitan
Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Megapolitan
Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Megapolitan
Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Megapolitan
Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Megapolitan
OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X