Terminal Jatiwarna Bekasi Dibangun 2021, Butuh Dana Rp 500 Miliar

Kompas.com - 17/02/2020, 22:10 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada awak media si Bendungan Kali Bekasi, Kota Bekasi, Minggu (5/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada awak media si Bendungan Kali Bekasi, Kota Bekasi, Minggu (5/1/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pembangunan Terminal Induk Baru Tipe A di kawasan Jatiwarna, Jatiasih, Bekasi, membutuhkan anggaran hingga Rp 500 miliar.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, dana Rp 500 miliar itu nantinya diperoleh dari dana CSR pihak ketiga atau perusahaan swasta.

"Iya kami anggarkan Rp 500 miliar biaya dari swasta karena kan dikelola oleh pihak swasta nantinya," ujar Tri saat dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Terminal Tipe A Akan Dibangun di Jatiwarna Bekasi 2021

Tri mengatakan, dibutuhkan anggaran besar lantaran terminal tersebut akan dibangun terintegrasi dengan berbagai transportasi.

Selain itu, terminal itu akan diintegrasikan dengan mal dan hotel.

"Terintegrasi juga nantinya dengan perumahan yang akan dibangun di kawasan itu," ucap Tri.

Tri mengatakan, pembangunan akan dimulai pada 2021. Terminal itu nantinya akan menggantikan terminal induk yang saat ini berada di Bekasi Timur.

"Kan yang sekarang terminalnya fasilitasnya tipe B tapi untuk pelayanan tipe A. Sehingga nanti, terminal lama itu hanya melayani kendaraan umum untuk angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dan angkot. Tidak lagi antarkota antarprovinsi (AKAP)," ucap dia.

Pihaknya telah melakukan uji kelayakan. Saat ini tengah mencari pihak swasta untuk menawarkan Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

"Kalau tahun ini selesai KPBU, Detail Engineering Design (DED) bisa selesai tiga bulan langsung sudah bisa dibangun," tutur dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X