Pilkada Tangsel 2020, Golkar Dianggap Dilema Usung Calon Pengganti Airin

Kompas.com - 19/02/2020, 08:25 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyetujui putusan pemerintah tentang penghapusan pegawai honorer. Hal tersebut dinilai dapat menyeleksi pegawai profesional dalam bekerja di lingkup pemerintahan. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyetujui putusan pemerintah tentang penghapusan pegawai honorer. Hal tersebut dinilai dapat menyeleksi pegawai profesional dalam bekerja di lingkup pemerintahan.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com -Penyelenggaran pesta demokrasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tangerang Selatan 2020, kian mendekat.

Namun, hingga kini belum ada satu partai pun yang secara tegas mengusung satu nama untuk maju dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Termasuk Partai Golkar yang memiliki 10 kursi di DPRD Tangerang Selatan belum menentukan calon penerus Ketua DPD Partai Golkar, Airin Rahmi Diany yang saat ini menjadi Wali Kota Tangsel dua periode. 

Baca juga: Belum Tentukan Calon, Golkar Tangsel Tak Mau Gegabah di Pilkada Tangsel

Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Zaki Mubarok menilai, selama ini penilaian untuk promosi kader berdasarkan merit sistem seperti prestasi, pengabdian, loyalitas, dan integritas tidak berjalan.

Hal tersebut disebaabkan kebijakan politik Golkar yang selama ini kental dengan unsur dinasti Banten yang harus diprioritaskan.

Karena itu, belakangan ini muncul nama baru putra Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Pilar Saga Ichsan yang disebut-sebut akan diusung Partai berlambang pohon beringin.

"Pada Pilkada Tangsel, Golkar dalam dilema, satu sisi ingin mengusung lagi kekuatan dinasti, biar cengkeraman kekuasaan politiknya terus berlanjut, tapi ditolak oleh masyarakat dan Golkar akar rumput," kata Zaki kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Namun, di sisi lain, Partai Golkar sampai saat ini belum menentukan siapa sosok yang akan berjuang memperebutkan kursi orang nomor di Tangerang Selatan.

"Di sisi lain (Golkar) tidak terdapat kader internal, akibat proses kaderisasi yang macet itu," ucapnya.

Baca juga: Anak Bupati Serang Maju Pilkada Tangsel, Dinasti Atut Tak Rela Jauh dari Kekuasaan?

Menurut Zaki, persoalan tersebutlah yang menjadikan Partai Golkar dengan 10 kursi di parlemen tidak dapat mengusung calon.

"Jadi saat ini agak ironis bahwa Golkar sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Tangsel tapi kesulitan menemukan calon yang tepat untuk maju di Pilkada Tangsel 2020," tutupnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

Megapolitan
11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Sergera Terapkan Sistem Jual Beli Online

11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Sergera Terapkan Sistem Jual Beli Online

Megapolitan
Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

Megapolitan
1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

Megapolitan
Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Megapolitan
Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

Megapolitan
Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Megapolitan
Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

Megapolitan
Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

Megapolitan
BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

[UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X