22 Penyandang Disabilitas Ikut Tes SKD CPNS DKI Jakarta

Kompas.com - 19/02/2020, 23:40 WIB
Ilustrasi rekrutmen CPNS: Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017). Kompas/Raditya HelabumiIlustrasi rekrutmen CPNS: Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 22 penyandang disabilitas mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Selatan.

Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakarta Selatan, Heri Dianto mengatakan, tes SKD CPNS 2019 untuk peserta disabilitas dilaksanakan pada Sabtu (22/2) dan Minggu (23/2).

"Untuk peserta tes penyandang disabilitas waktunya terpisah dengan peserta umum, mereka dijadwalkan ikut tes di hari Sabtu dan Minggu, jumlahnya ada 22 orang," kata Heri di Jakarta, Rabu (19/2/2020), seperti dikutip Antara.

Baca juga: Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Peserta tes SKD CPNS 2019 Provinsi DKI Jakarta di wilayah Jakarta Selatan berjumlah 13.728 orang.

Tes berlangsung selama sepekan dari tanggal 17 Februari hingga 23 Februari 2020.

Tes dilaksanakan setiap harinya sebanyak lima sesi dimulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB.

Setiap sesi diikuti 400 peserta sehingga total satu hari ada 2.000 peserta.

Tes dilaksanakan menggunakan metode "computer asisted" Tes Badan Kepegawaian Negara. Suban Kepegawaian menyiapkan 440 laptop untuk peserta tes.

Baca juga: Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Menurut Heri, untuk peserta disabilitas akan disediakan perangkat khusus seperti komputer breiler untuk tuna netra.

"Karena peralatannya terbatas makanya harinya dipisah," kata Heri.

Pelaksanaan tes SKD CPNS 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan di tiga lokasi, yakni di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, dan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Adapun peserta tes adalah pelamar yang nomor register dan atau nomor ujian dan namanya tercantum dan merupakan peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD pengadaan CPNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

BKD Provinsi DKI Jakarta mencatat pelamar CPNS DKI Jakarta pada 2019 tercatat 50.528 pelamar.

Peserta yang dinyatakan lolos administrasi dan memenuhi syarat sebanyak 41.217 orang, sisanya 9.311 tidak lolos.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X