Guru SDN Parakan Pamulang Berharap Pemkot Tangsel Segera Perbaiki Pagar Sekolah yang Ambruk

Kompas.com - 21/02/2020, 18:04 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Salah satu guru di Sekolah Dasar (SD) Negeri Parakan Mardiah berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan dapat membangun kembali pagar sekolah yang ambruk.

"Kalau kami harapannya agar diatasi dengan cepat. Dibangun lagi seperti awal. Karena lokasi (sekolah) pinggir jalan, takut banyak anak keluar dari situ," kata Mardiah saat ditemui di lokasi, Jumat (21/2/2020).

Menurut Mardiah, belum satu hari pagar depan sekolah tersebut mabruk, sudah banyak siswa mereka yang mendekati lokasi untuk melihatnya.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Pagar SD Parakan di Pamulang Ambruk

"Banyak anak-anak pada main tadi di situ. Takutnya kan karena tanahnya lebih tinggi sama jalan, takut ambles atau apalah. Itu yang kita harapkan agar cepat dibangun," katanya.

Sebelumnya, pagar Sekolah Dasar (SD) Negeri Parakan yang berlokasi di kawasan Parakan, Pondok Benda Barat, Pamulang Tangerang Selatan, ambruk pada Jumat (21/2/2020) pukul 04.00 WIB.

Pagar yang memiliki ketinggian 2,5 meter dan panjang 5 meter tersebut diduga roboh saat hujan disertai angin pada Kamis, malam.

Baca juga: Dibangun 2016 Lalu, Pagar di SDN Parakan Ambruk karena Terkikis Air

Beruntung tak ada korban jiwa akibat robohnya pagar yang memiliki cat berwarna hijau itu.

Saat ini sejumlah pekerja telah mengatasi dengan mengangkat puing-puing sisa ambruknya pagar sekolah itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga 'Lockdown' Kandang

Cegah PMK, Peternak Sapi di Depok Semprotkan Disinfektan hingga "Lockdown" Kandang

Megapolitan
Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Ini Alasan Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan, Warga: Kami Ketakutan...

Megapolitan
Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Wali Kota Usulkan Polres Tangsel Naik Jadi Tipe A

Megapolitan
Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Antisipasi PMK, Berikut Syarat Masuk Hewan Ternak ke Banten

Megapolitan
Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Antisipasi PMK, Pemprov Banten Minta Pemkab-Pemkot Data dan Awasi Hewan Ternak

Megapolitan
Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Polisi Lacak Penyebar Video Hoaks Perampokan di Kalideres

Megapolitan
Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Kapasitas KRL Jadi 80 Persen, Jumlah Penumpang Belum Naik Signifikan

Megapolitan
Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Diduga Tersambar Petir, Bangunan Khas Minangkabau di Kebon Jeruk Kebakaran

Megapolitan
Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Pemprov Banten Minta Bupati-Wali Kota Bentuk Gugus Tugas Pengendalian dan Penanggulangan PMK

Megapolitan
Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Kolong Flyover Taman Cibodas Tergenang 70 Sentimeter, Akses Pengendara Terputus

Megapolitan
Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Antisipasi Penumpukan Penumpang, KAI Commuter Terapkan Penyekatan di Stasiun

Megapolitan
Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Antisipasi Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Dinkes Kota Bekasi Berencana Bentuk Komite Ahli

Megapolitan
Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Reaksi Beragam Warga terkait Kebijakan Lepas Masker...

Megapolitan
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bantah Tudingan Mafia Impor Barang yang Dituduhkan Eks Pejabatnya

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bantah Tudingan Mafia Impor Barang yang Dituduhkan Eks Pejabatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.