PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Kompas.com - 21/02/2020, 21:48 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat bertemu dengan perwakilan PT KAI untuk membahas sejumlah kerjasama di bidang transportasi, di Hotel Royal Tulip, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat bertemu dengan perwakilan PT KAI untuk membahas sejumlah kerjasama di bidang transportasi, di Hotel Royal Tulip, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Industri Kereta Api Indonesia ( INKA) terus mematangkan kerja sama di bidang transportasi angkutan umum massal berbasis rel atau trem.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, rencananya PT INKA akan menerjunkan tenaga ahli untuk melakukan kajian pembangunan jalur trem di Kota Bogor.

Nantinya, kata Dedie, PT INKA siap membantu dari sisi teknis dan lain-lain.

Baca juga: Bogor Matangkan Rencana Bangun Trem Bersama KAI

"PT INKA ingin menindaklanjuti pertemuan kita sebelumnya. Untuk itu, kita perlu mematangkan bentuk kerjasamanya seperti apa," ucap Dedie, Jumat (21/2/2020).

Dedie menambahkan, PT INKA juga siap berinvestasi demi mendatangkan trem ke kota hujan.

Dengan demikian, sambungnya, pembiayaan sarana dan prasarana juga ditanggung oleh PT INKA.

Sementara, lanjut Dedie, Pemkot Bogor akan menata fasilitas penunjang, seperti transit oriented development (TOD) dan membangun sarana lain sebagai penunjang pengoperasian trem.

Baca juga: Pelebaran Jembatan Otista di Bogor Disesuaikan dengan Koridor Trem

PT INKA, sebut dia, juga akan melakukan kajian khususnya pada koridor satu.

Rencananya, jalur di koridor satu ini akan dilintasi oleh trem yang dimulai dari Terminal Baranangsiang mengitari Kebun Raya Bogor.

"Ini masih tahap awal. Nantikan investasinya akan dihitung setelah MoU ditandatangani. Investasi PT INKA berbentuk unit trem, relnya, dan pemantapan untuk jalurnya. Untuk operatornya masih dibahas, sejauh ini PT KAI juga mau jadi operator," imbuh dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Jam Operasional Diperpanjang, Pengusaha Mal Tetap Minta Dikecualikan dari Pembatasan

Megapolitan
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Tersedia di Stasiun Gambir dan Yogyakarta

Megapolitan
Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Olah TKP Kasus Begal Pesepeda di Jalan Latumenten, Polisi Sisir Kamera CCTV

Megapolitan
Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Dishub DKI Keluarkan SK Juknis Transportasi Selama PSBB Ketat, Pengemudi Ojek Dilarang Berkerumun

Megapolitan
Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Jam Operasional Mal Diperpanjang, Pengusaha Harap Bisa Kembalikan Peak Hour

Megapolitan
Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X