Kompas.com - 26/02/2020, 16:31 WIB
Warga Cipinang Melayu mulai bersih-bersih, Rabu (26/2/2020), pascabanjir. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWarga Cipinang Melayu mulai bersih-bersih, Rabu (26/2/2020), pascabanjir.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyatakan, banjir di seluruh RW di Jakarta telah surut pada Rabu (26/2/2020) per pukul 15.00 WIB. Banjir diketahui melanda sejumlah wilayah Jakarta sejak Selasa (25/2/2020).

"Seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut atau nol persen dari RW di DKI Jakarta," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta M Insaf melalui siaran pers.

Meski banjir di seluruh RW di Jakarta telah surut, Insaf menyatakan bahwa Underpass Gandhi, Kemayoran, Jakarta Pusat, masih tergenang.

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Warga Cipinang Melayu Bersih-bersih Rumahnya

"Untuk kondisi Underpass Gandhi saat ini berangsur surut dengan ketinggian 300 sentimeter," kata dia.

Insaf berujar, 6.166 warga dari 1.696 kepala keluarga (KK) yang tempat tinggalnya sempat kebanjiran masih mengungsi hingga Rabu sore ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengungsi tersebar di 61 lokasi pengungsian. Rinciannya, 2 lokasi pengungsian di Jakarta Pusat, 26 lokasi di Jakarta Utara, 10 lokasi di Jakarta Barat, dan 23 lokasi di Jakarta Timur.

Baca juga: Banjir di Kemang Sudah Surut dan Pengungsi Kembali ke Rumah

"Pengungsi masih berada di lokasi penampungan karena sedang dilakukan pembersihan pascabanjir di lingkungannya," ucap Insaf.

Pada Selasa siang, tercatat ada 294 RW di Jakarta terendam banjir. Ketinggian banjir bervariasi. Banjir paling tinggi terjadi di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian air 2 meter. Banjir disebabkan hujan lebat dan cuaca ekstrem.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.