Kota Bekasi Ultah ke-23, Wali Kota Janji Tak Akan Persulit Pembangunan Rumah Ibadah

Kompas.com - 10/03/2020, 20:32 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi atau Pepen, menyebut bahwa jajarannya tak akan mempersulit pembangunan rumah ibadah di Kota Bekasi.

Hal itu ia sampaikan dalam peringatan hari ulang tahun ke-23 Kota Bekasi yang jatuh pada hari ini, Selasa (10/3/2020).

"Pembangunan rumah ibadah sepanjang norma-normanya dipenuhi, tidak ada masalah di Kota Bekasi," kata Pepen di Lapangan Alun-alun, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Selasa.

"Sepanjang aturan dan norma diikuti, terus jemaat ada, lalu masyarakat sekitar mendukung, ada siapa itu bukan persoalan. Yang penting norma dan aturan itu dipenuhi. Itu yang kami lakukan di Kota Bekasi," ujar dia.

Pepen menjelaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan mengacu pada ketentuan pemerintah pusat soal pembangunan rumah ibadah, dalam hal ini surat keputusan bersama (SKB) dua menteri pada tahun 2006.

Baca juga: Jabar Siaga 1 Corona, Wakil Wali Kota Bekasi: Kita Hadapi dengan Santai...

SKB dua menteri itu masih menimbulkan pro-kontra sampai saat ini, terutama soal "dukungan masyarakat sekitar" terhadap pembangunan rumah ibadah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Poin tersebut dianggap menjadi sumber persoalan dalam pembangunan rumah ibadah selama ini karena ada potensi penganut agama minoritas terjegal untuk mengekspresikan kepercayaan, termasuk soal mendirikan rumah ibadah.

Padahal kebebasan beribadah berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia dan tak pandang minoritas-mayoritas.

Paradigma itu membuat Pepen juga menanggapi santai jika ada masyarakat sekitar yang menolak keberadaan atau pembangunan rumah ibadah.

"Tentunya kami menaati asas norma kesepakatan menteri berkenaan dengan pendirian rumah ibadah," kata Pepen.

"Warga mau nolak silakan. Itu hak. Pada saat keputusan sudah IMB, ada jalurnya silakan gugat di pengadilan, jadi enggak perlu ribut," tambah dia.

Kota Bekasi sempat punya masalah terkait pendirian gereja, salah satunya pembangunan  sebuah di Bekasi Utara lima tahun silam.

Sejumlah orang menolak pembangunan gereja itu. Namun Pepen meneken penerbitan IMB gereja tersebut pada 2015.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.