Semprot Disinfektan, Petugas Damkar Hanya Berlapis Jas Hujan Seadanya

Kompas.com - 26/03/2020, 19:41 WIB
Petugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di jalan Kapten Piere Tandean kawasan Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (23/3/2020). Penyemprotan cairan disinfektan serentak di kota Banjarmasin tersebut sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran virus COVID-19 mengingat telah ditemukannya satu kasus positif di Kalimantan Selatan. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SPetugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di jalan Kapten Piere Tandean kawasan Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (23/3/2020). Penyemprotan cairan disinfektan serentak di kota Banjarmasin tersebut sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran virus COVID-19 mengingat telah ditemukannya satu kasus positif di Kalimantan Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Keterbatasan alat pelindung tidak menyurutkan semangat petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) di DKI Jakarta dalam memberi pelayanan berupa penyemprotan disinfektan.

Aan, bukan nama sebenarnya, merupakan salah satu petugas Gulkamart DKI Jakarta bercerita mengenai minimnya alat pelindung diri (APD) saat penyemprotan disinfektan.

Padahal, peralatan APD ini juga dibutuhkan para petugas damkar karena mereka juga harus berkeliling banyak tempat rawan untuk menyemprot disinfektan.

Baca juga: Banjir Permintaan Semprot Disinfektan, Petugas Damkar Batasi Waktu agar Tugas Utama Tak Terabaikan

Tidak seperti tenaga medis yang mengenakan hazmat suit, para petugas Damkar ini hanya mengenakan jas hujan ala kadarnya.

Ini pakaian yang sama yang dikenakan petugas Damkar mana kala harus membongkar sarang tawon yang sempat merebak di Jakarta.

"Keterbatasan juga yang kami pakai baju sarang tawon, sekarang kami akhirnya pakai jas ujan," ucap Aan saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Selain ketiadaan pakaian pelindung yang memadai, tidak banyak stok masker yang Aan miliki di pos sektor pemadam kebakaran.

Baca juga: Cegah Covid-19, Damkar Jakarta Timur Kebanjiran Permintaan Penyemprotan Disinfektan

Bila penyemprotan dilakukan dalam kawasan perumahan atau perkantoran, terkadang Aan diberi warga bekal masker. 

"Kedua sih cuma modal itu masker buat nutupin mulut hidung, sarung tangan, helm, kalau sepatu boot sudah ada. Petugas damkar ya jadi safety terus," ucap Aan.

Memakai jas hujan dalam keadaan normal, tentu mebuat tubuh Aan lebih cepat gerah.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X