Kompas.com - 31/03/2020, 21:16 WIB
11 paket narkoba jenis sabu yang siap diedarkan Dok. Humas Polres Jakarta Barat 11 paket narkoba jenis sabu yang siap diedarkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Unit Narkoba Polsek Tambora berhasil menangkap seorang pemuda yang membawa paket sabu kecil dalam plastik.

Pemuda itu berinisial HB alias EA (30) ditangkap di sebuah kamar kontrakan yang berada di Jalan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta barat, Minggu (29/3/2020).

"Dari hasil penangkapan terhadap pelaku HB di sebuah kontrakannya, kami berhasil mengamankan sebanyak 11 paket klip siap edar, narkoba jenis sabu dengan berat brutto 2,8 gram," ujar kapolsek Tambora Kompol Iversoon Manosoh saat dikonfirmasi Selasa (31/3/2020).

Baca juga: BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

Penangkapan tersangka bermula ketika polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat ada sebuah kontrakan yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba.

"Berangkat atas informasinya tersebut kemudian anggota buser kami melakukan observasi di alamat tersebut setelah mendapati adanya aktivitas seseorang di dalam rumah kontrakan kemudian anggota kami mendobrak rumah tersebut dan ditemukan seorang pemuda HB," sambung Iver.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah kontrakan didobrak, polisi menemukan 11 paket klip narkoba jenis sabu yang disimpan dalam lemari pakaian milik HB.

HB mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya yang siap diedarkan.

Baca juga: Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Dihubungi secara terpisah, Kanit Reskrim AKP Suparmin mengatakan bahwa HB mendapat sabu tersebut dari rekannya yang berinisial BRO.

"Barang ini didapat HB dari seseorang bernama BRO dari kawasan Jakarta Timur seharga Rp 3,3 juta," kata Suparmin.

Dari hasil penjualan per paketnya, HB mendapat untung Rp 250.000.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya HB dikenakan pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UURI Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X