Warga Pondok Aren Buat Satuan Gugus Tugas dan Karantina Wilayah Mandiri

Kompas.com - 01/04/2020, 13:44 WIB
Warga Jalan Ujan Nain Rt 07/05, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, membuat satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mandiri, sejak Senin (30/3/2020). dokumentasi pribadiWarga Jalan Ujan Nain Rt 07/05, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, membuat satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mandiri, sejak Senin (30/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penyebaran penyakit Covid-19 akibat virus corona SARS-Cov-2 yang makin meluas membuat sejumlah orang bergerak secara mandiri dalam melakukan pencegahannya.

Warga yang bermukim di Jalan Ujan Nain Rt 07/05, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, misalnya, mereka membuat satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mandiri.

Ketua RT 07, Sukad mengatakan, upaya pencegahan Covid-19 itu merupakaan kesepakatan warga setempat yang sudah dilakukan dalam satu minggu terakhir.

" Karantina wilayah itu atas dasar inisiatif pengurus RT 07 dan seluruh warga yang ada. Mereka bersepakat untuk mengisolasi diri di lingkungan RT 07. Sampai portal kami tutup demi amankan warga," kata Sukad, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: 198 RT di Jakarta Timur Terapkan Karantina Wilayah

Kini, pengendara atau warga di luar wilayah tersebut tidak dapat melintas seperti sebelumnya.

Menurut Sukad, orang dari luar harus menjalani tes suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan di posko yang telah disediakan.

"Untuk umum masih bisa kami antisipasi tapi tidak mutlak 100 persen (keluar masuk) seperti biasanya. Persyaratan mungkin ada kontrol atau tes suhu tubuh dan penyemprotan," ucapnya.

Selain membentuk satuan gugus tugas dan karantina wilayah secara mendiri, warga Rt 07 juga mencegah penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilakukan dua kali dalam satu minggu.

"Jadi kami bisa melihat dari apa yang menjadi acuan pemerintah untuk keutuhan lingkungan. Kami akan lakukan apapun bentuknya demi menyelamatkan warga dan lingkungan. Kami siap bekerja dan yang terbaik untuk lingkungan," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X