Jika Terpilih Sebagai Wagub DKI, Riza Patria Utamakan Komunikasi Pemprov dan Pempus

Kompas.com - 03/04/2020, 21:28 WIB
Cawagub DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITACawagub DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan, jika terpilih sebagai orang nomor dua di DKI Jakarta, ia bakal memberikan saran dan pertimbangan kepada gubernur dalam rangka pelaksanaan pemerintahan.

Salah satunya adalah meningkatkan komunikasi yang harmonis dalam hubungan antara eksekutif dan legislatif.

Hal ini dipaparkan Riza dalam penyampaian visi misi di hadapan anggota DPRD DKI, pada Jumat (3/4/2020) siang.

Baca juga: Paparkan Program Sebagai Cawagub DKI, Nurmansjah Bicara Transparansi Anggaran hingga Efisiensi Birokrasi

"Kemudian meningkatkan komunikasi antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat dalam mencapai akselerasi pembangunan bagi masyarakat DKI," ucap Riza seperti draf visi misi yang disebarkan Humas DPRD, Jumat.

Sama seperti Nurmansjah Lubis, Riza juga berjanji akan membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membangun pemerintahan yang bersih modern dan melayanai berbasis transparansi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga bakal membantu Anies melaksanakan sejumlah program seperti membuka 200.000 lapangan kerja baru, mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok dengan menjaga ketersediaan bahan baku, dan membangun pusat pusat pariwisata serta tempat-tempat bersejarah.

Baca juga: Demi Dukungan PDIP, Taufik Sebut Cawagub DKI Riza Patria Akan Sowan ke Megawati

"Membantu gubernur memantau mengevaluasi penyelenggaraan pemeruntahan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah kabupaten, kota, kelurahan," jelasnya.

Berikut rincian beberapa program Riza Patria:

1. Meningkatkan realisasi rencana program daya serap anggaran,

2. Memuliakan perempuan Jakarta dengan mendukung inisiasi menyusu dini atau ASI eksklusif,

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Buka Satu Hari, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Terima 662 Pasien Covid-19

Baru Buka Satu Hari, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Terima 662 Pasien Covid-19

Megapolitan
3 Pembobol Rumah Kosong Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi di Kota Tangerang

3 Pembobol Rumah Kosong Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi di Kota Tangerang

Megapolitan
Anies Dinilai Sulit Tarik Rem Darurat untuk Tangani Covid-19

Anies Dinilai Sulit Tarik Rem Darurat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemohon Diimbau Perpanjang SIM Pakai SINAR

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemohon Diimbau Perpanjang SIM Pakai SINAR

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Akan Pusatkan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Satu Titik

Wali Kota Bekasi Akan Pusatkan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Satu Titik

Megapolitan
Pemerintah Masih Punya Utang Rp 11 Triliun ke Rumah Sakit di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Masih Punya Utang Rp 11 Triliun ke Rumah Sakit di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Anggota Ormas di Pondok Aren Usai Surat Keluhan Pedagang Viral

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Anggota Ormas di Pondok Aren Usai Surat Keluhan Pedagang Viral

Megapolitan
Keterisian Wisma Atlet Tembus 78,6 Persen, Rusun Nagrak Siap Jadi Tempat Isolasi

Keterisian Wisma Atlet Tembus 78,6 Persen, Rusun Nagrak Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
3 Pembobol Rumah Kosong di Kota Tangerang Diringkus Polisi

3 Pembobol Rumah Kosong di Kota Tangerang Diringkus Polisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Jumlah Pemohon yang Dilayani Satpas SIM Dibatasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Jumlah Pemohon yang Dilayani Satpas SIM Dibatasi

Megapolitan
Wacana Lockdown Jakarta di Tengah Lonjakan Covid-19, Apa Konsekuensinya?

Wacana Lockdown Jakarta di Tengah Lonjakan Covid-19, Apa Konsekuensinya?

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Keberadaan Para Preman yang Lakukan Pungli di Pondok Aren

Pedagang Keluhkan Keberadaan Para Preman yang Lakukan Pungli di Pondok Aren

Megapolitan
Jenazah Perempuan Ditemukan di Pelintasan Senen, Diduga Tertabrak Kereta

Jenazah Perempuan Ditemukan di Pelintasan Senen, Diduga Tertabrak Kereta

Megapolitan
Diteror hingga Diancam Pinjol gara-gara Nomor Kontak Dijadikan Penjamin oleh Teman

Diteror hingga Diancam Pinjol gara-gara Nomor Kontak Dijadikan Penjamin oleh Teman

Megapolitan
6 Kantor di Jakarta Pusat Laporkan Karyawannya Terpapar Covid-19

6 Kantor di Jakarta Pusat Laporkan Karyawannya Terpapar Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X