Kompas.com - 07/04/2020, 16:48 WIB
Ilustrasi begal ThinkstockIlustrasi begal

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepolisian Pamulang Tangerang Selatan menangkap LDR (19) dan FA (19), dua pelaku begal ponsel milik Ikhsan (21) yang dilakukan di Jalan Siliwangi, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (7/3/2020) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Totok Riyanto menjelaskan, peristiwa pembegalan ponsel tersebut terjadi saat korban yang bekerja sebagai ojek online sedang menunggu orderan di restoran siap saji di lokasi kejadian.

Saat itu, tiba-tiba kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor dengan membawa katana.

"Saat itu kedua tersangka langsung menodongkan (pedang) samurai sambil meminta ponsel korban. Tersangka juga mengancam akan membacok jika tidak menyerahkan, " kata Totok saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Antisipasi Penularan Covid-19, Polisi Cek Kesehatan Geng Begal yang Diringkus

Namun, pada saat itu korban melawan kedua pelaku sambil berteriak hingga mengundang teman-teman seprofesinya yang datang.

"Belum berhasil mengambil kedua tersangka melarikan diri karena temen korban banyak yang datang," kata Totok.

Saat melarikan diri, dompet salah satu dari kedua pelaku terjatuh di lokasi yang kemudian diserahkan rekan korban ke Polisi dengan harapan sebagai petunjuk saat proses penyelidikan.

Saat itu polisi langsung menuju ke alamat yang tertera pada Surat Tanda Nomor Kepemilikan (STNK) dari dompet pelaku yang terjatuh.

"Anggota langsung melakukan penyelidikan ke alamat kawasan Bojong Sari, Depok. Ada motor tersangka LDR yang digunakan tetapi tidak ada tersangka," katanya.

Baca juga: Gojek Masih Kaji Aturan PSBB DKI yang Larang Ojol Bawa Penumpang

Berdasarkan pengakuan keluarga, pelaku LDR kerap bermain di rumah teman yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Saat itu tersangka berhasil diamankan dan memberitau rumah pelaku FA. Saat ini sudah kita amankan di Polsek Pamulang," ucap Totok.

Dari penangkapan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam.

Sementara kedua pelaku dikenalan pasal 365 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rentenir Tewas Dibacok di Ciputat, Kriminolog Sebut Nasabah Naik Pitam akibat Kekerasan Verbal

Rentenir Tewas Dibacok di Ciputat, Kriminolog Sebut Nasabah Naik Pitam akibat Kekerasan Verbal

Megapolitan
Soal Buka Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Rata-rata Penularan Covid-19 Bukan dari Sekolah

Soal Buka Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Rata-rata Penularan Covid-19 Bukan dari Sekolah

Megapolitan
Duel Nasabah Vs Rentenir di Ciputat, Kriminolog Sebut Bukan Utang Rp 350.000 Penyebabnya, melainkan...

Duel Nasabah Vs Rentenir di Ciputat, Kriminolog Sebut Bukan Utang Rp 350.000 Penyebabnya, melainkan...

Megapolitan
Gagal Berangkatkan Jamaah Umrah, Penyedia Travel Umrah Terpaksa Tombok Uang Pelanggan

Gagal Berangkatkan Jamaah Umrah, Penyedia Travel Umrah Terpaksa Tombok Uang Pelanggan

Megapolitan
Sidang Kasus Terorisme Munarman Kembali Digelar Hari Ini, Agenda Masih Pemeriksaan Saksi dari JPU

Sidang Kasus Terorisme Munarman Kembali Digelar Hari Ini, Agenda Masih Pemeriksaan Saksi dari JPU

Megapolitan
BMKG Ingatkan Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

BMKG Ingatkan Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Megapolitan
UPDATE : Bertambah 80, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 31.591

UPDATE : Bertambah 80, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 31.591

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Rangkuman Perkembangan Kasus Penusukan Anggota TNI AD | Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak

[POPULER JABODETABEK] Rangkuman Perkembangan Kasus Penusukan Anggota TNI AD | Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: Tambah 44 Kasus di Kota Tangerang, Pasien Covid-19 Dirawat Tembus Jadi 211 Orang

UPDATE 18 Januari: Tambah 44 Kasus di Kota Tangerang, Pasien Covid-19 Dirawat Tembus Jadi 211 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Sepanjang Hari

Megapolitan
Kasus Omicron Melonjak, Penyedia Jasa Travel Ini Terancam Gagal Lagi Berangkatkan Jemaah Umrah

Kasus Omicron Melonjak, Penyedia Jasa Travel Ini Terancam Gagal Lagi Berangkatkan Jemaah Umrah

Megapolitan
Terminal Jatijajar Tidak Siap, Polres Depok Masih Cari Lokasi untuk Street Race

Terminal Jatijajar Tidak Siap, Polres Depok Masih Cari Lokasi untuk Street Race

Megapolitan
18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

Megapolitan
Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Megapolitan
Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.