Minimarket Jadi Target Perampokan Saat Pandemi, 5 Tempat Dibobol Sepekan

Kompas.com - 21/04/2020, 07:08 WIB
Polisi berseragam bebas dari Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, memasang garis polisi di lokasi kejadian perampokan minimarket, Kamis (16/4/2020) dini hari. ANTARA/Andi FirdausPolisi berseragam bebas dari Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, memasang garis polisi di lokasi kejadian perampokan minimarket, Kamis (16/4/2020) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan, adanya pergeseran modus operasi tindak pidana perampokan dan pencurian selama pandemi Covid-19.

Kini, para perampok dan pencuri mengincar minimarket atau toko yang menjual kebutuhan pokok sebagai target operasi.

Alasannya, para penjahat tak bisa melancarkan aksinya di rumah warga karena warga lebih banyak berkegiatan di rumah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang bertujuan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Baca juga: Klarifikasi Info Perampokan Minimarket di Cipondoh, Polisi: Hanya Pencurian

"Memang betul ada pergeseran, ada kegiatan-kegiatan seperti curat (pencurian dengan pemberatan) termasuk di dalamnya beberapa minimarket yang dijadikan sasaran. Karena sekarang rumah kan sudah agak jarang (jadi sasaran), pergeseran-pergeseran itu ada," kata Yusri saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

Kepolisian telah memetakan daerah rawan kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tak hanya itu, polisi juga meningkatkan patroli rutin guna mencegah terjadinya aksi perampokan di minimarket dan tindak kriminalitas lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan catatan Kompas.com, telah terjadi lima aksi pencurian dan perampokan minimarket di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang dalam kurun waktu satu minggu terakhir atau dari 12-20 April 2020.

Tangerang

Dalam sepekan terakhir ini, aksi pencurian di minimarket pertama terjadi di kawasan Gondrong, Cipondoh, Tangerang Kota, yaitu pada hari Minggu (12/4/2020) malam pekan lalu sekitar pukul 20.00 WIB. Dua tersangka dilaporkan mencuri alat kosmetik, deterjen, pewangi dan minyak wangi.

Salah satu tersangka berinisial FS ditangkap pegawai toko dan warga yang berbelanja.

Tersangka lainnya berinisial A melarikan diri dan kini berstatus buron.

Jakarta Pusat

Tiga hari setelah pencurian minimarket di Tangerang Kota itu, aksi pencurian juga terjadi di sebuah minimarket di wilayah Jakarta Pusat tepatnya di daerah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Aksi pencurian itu terjadi Rabu malam pekan lalu.

Dua tersangka, yakni pasangan pria dan wanita, nekat mencuri tiga botol minyak angin di minimarket. Mereka mencuri minyak angin dengan modus berpura-pura menjadi pembeli.

Aksinya terbongkar usai petugas minimarket mencurigai gerak gerik mereka yang terus berkeliling di area penjualan minyak wangi.

"Ketika kedua tersangka sedang tengak-tengok di area minyak wangi, saksi (petugas minimarket) mulai curiga dan menghampiri mereka. Kedua orang tersebut langsung mencoba kabur dengan menggunakan sepeda motor," ungkap Kapolsek Gambir AKBP Kadek Budiyarta.

Keduanya lalu berusaha melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu tersangka ditangkap setelah ditabrak pengendara motor.

Tersangka menderita patah kaki sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara itu, satu tersangka lainnya melarikan diri dan kini berstatus buron.

Petugas minimarket melaporkan kehilangan tiga botol minyak angin seharga Rp 147.000 yang dibawa kabur tersangka.

Depok

Dalam waktu bersamaan dengan aksi pencurian di Gambir, dua perampok membobol sebuah minimarket di Jalan Bulak Timur, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Keduanya masuk ke minimarket dengan modus mengambil uang di ATM melalui celah rolling door. Saat itu, minimarket sudah tak melayani pembeli.

Kedua tersangka membawa celurit untuk menakut-nakuti pegawai minimarket.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Buru Perampok Minimarket di Depok

"Masing-masing pelaku lalu mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan menghampiri salah seorang pegawai yang sedang menyapu," kata Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi  melalui keterangan tertulisnya, Kamis pekan lalu.

Tiga pegawai minimarket kemudian dibekap, leher mereka dikalungi celurit. Ketiganya kemudian diminta mengantar perampok itu ke gudang tempat brangkas penyimpanan uang.

Para perampok juga merampas ponsel ketiga pegawai minimarket dan meminta mereka untuk memindahkan uang tunai senilai Rp 35 juta dari brangkas ke tas perampok.

Para perampok kabur setelah memasukkan tiga pegawai minimarket ke kamar mandi. Mereka diancam akan dibacok jika keluar keluar dari kamar mandi.

Ketiga pegawai minimarket itu ditemukan dalam kondisi selamat dengan sedikit luka gores terkena celurit. Saat ini, para perampok masih dalam pengejaran polisi.

Jakarta Timur

Tak berselang lama setelah perampokan di Depok, terjadi aksi perampokan yang dilakukan empat tersangka, yakni YS, AA, AR dan A di sebuah minimarket di Jalan Masjid Al Wustho, Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa itu tepatnya terjadi Kamis dini hari lalu.

Perampokan tersebut terungkap saat jajaran Polsek Duren Sawit melakukan patroli rutin .

Polisi awalnya mencurigai sebuah mobil Avanza parkir di depan minimarket yang tutup. Ketika menghampiri pengemudi mobil, tersangka A langsung melarikan diri.

"Saat polisi mau menegur pemilik kendaraan, tiba-tiba (tersangka A) menghidupkan mesin dan berupaya melarikan diri hingga hampir menabrak salah satu anggota," kata Yusri.

Polisi langsung masuk ke dalam minimarket untuk menangkap tersangka lainnya. Dua tersangka ditangkap, sedangkan tersangka YS ditembak mati karena berusaha menyerang polisi menggunakan parang.

Baca juga: Curi 9 Kaleng Susu, Maling Minimarket di Cibubur Diamuk Massa

Polisi menyita barang bukti berupa barang-barang hasil curian di minimarket, di antaranya brankas uang, sejumlah uang tunai, susu kemasan, dan rokok.

Masih di Jakarta Timur, aksi perampokan kembali terjadi di sebuah minimarket di kawasan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur, Senin kemarin.

Tersangka yang berjumlah dua orang mendatangi minimarket dengan mengendarai mobil Suzuki Vitara. Keduanya masuk ke minimarket dan mengambil sembilan kaleng susu.

"Setelah itu mereka keluar tanpa membayar, dikejar oleh salah satu karyawan kemudian mereka melarikan diri (dengan mobilnya)," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian.

Pada saat bersamaan anggota buser Polres Metro Jakarta Timur berpatroli di dekat lokasi itu. Polisi lalu mengejar. 

Tersangka akhirnya menabrak kendaraan lainnya karena panik saat dikejar polisi. Warga memukuli mereka setelah tahu mereka perampok.

Namun polisi kemudian mengamankan mereka dari amukan massa dan membawanya ke Polsek Ciracas.

Perampok spesialis wilayah Jakarta dan Jawa Barat

Polisi kemudian mengungkap adanya jaringan perampok minimarket di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Polisi telah menangkap dua tersangka berinisial HSS (39) dan SN (48). Tiga tersangka lainnya, yakni PR, I, dan S masih diburu.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kedua tersangka mengaku telah beraksi 11 kali di wilayah Jakarta dan Jawa Barat sejak Februari hingga April 2020.

Mereka tujuh kali merampok di Jakarta, satu kali di Cirebon, satu kali di Karawang, satu kali di Bandung, dan satu kali di Bogor.

Para tersangka diketahui merupakan residivis kasus serupa yang baru dinyatakan bebas pada Desember 2019 lalu.

Para tersangka biasa beraksi dini hari saat situasi sekitar minimarket sepi. Biasanya, mereka terlebih dahulu berkeliling mencari target operasi. Mereka beroperasi mulai pukul 00.00 hingga 02.00 dini hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.