Wali Kota Tangerang Tunggu Bansos dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk 161.000 KK

Kompas.com - 28/04/2020, 16:27 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Bantuan sosial dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Banten untuk warga Kota Tangerang yang terdampak pandemi Covid-19 tak kunjung turun.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengaku masih menunggu bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah pusat dan Pemprov Banten.

"Kita masih nunggu dari pusat dan provinsi, gitu," ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pembobol ATM, Korban Terakhir Sopir Taksi Online Dicuri Rp 100 Juta

Arief mengatakan, bantuan dari Pemerintah Pusat kembali diundur penyerahaannya setelah sebelumnya dijanjikan akan turun pada 25 April lalu.

Setidaknya, lanjut Arief, sudah ada 75.911 kepala keluarga (KK) di Kota Tangerang yang terdata menanti bantuan dari Pusat.

Sedangkan untuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten, kata Arief, Pemprov Banten sudah menyanggupi akan membantu 86.000 KK terdampak di Kota Tangerang.

Baca juga: BERITA FOTO: Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push Up

Dengan demikian, setidaknya ada sekitar 161.000 KK yang menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan Provinsi.

"Di Kota Tangerang itu ada 86.000 KK datanya (ditanggung) sama provinsi, dari (tanggungan) pusat itu 75.911. Nah yang pusat bantuan sembako, kalau Provinsi ngasi uang," ujar Arief.

Karena terbentur birokrasi, Arief mengatakan, Pemkot Tangerang saat ini hanya bisa memberikan bantuan yang nilainya tak seberapa agar tidak melangkahi bantuan pusat dan provinsi.

"Kita sudah droping beras lagi 100 kilo per RW. Totalnya sudah 350 ton (disumbangkan). Masalahnya kita nggak bisa ngasi, (padahal) kita sudah anggarkan 85.000 KK. Cuman masalahnya kita nggak bisa ngasih kalau Provinsi dan Pusat belum ngasih," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran Blok C Pasar Minggu Direlokasi ke Blok B

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran Blok C Pasar Minggu Direlokasi ke Blok B

Megapolitan
Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Megapolitan
Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

Megapolitan
Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Megapolitan
Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Megapolitan
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X