Kisah Dokter di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Berjuang Yakinkan Keluarga dan Pasien

Kompas.com - 05/05/2020, 20:12 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tenaga medis yang berjuang di garda terdepan dalam menangani kasus Covid-19 patut diapresiasi.

Di tengah wabah virus SARS-CoV-2 yang kian masif, mereka mengorbankan waktu, pikiran, tenaga bahkan nyawa sekalipun.

Bukan saja dokter yang ada di rumah sakit rujukan pemerintah, melainkan juga di Rumah Lawan Covid-19 kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan.

Baca juga: Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Pasien Curhat Sempat Dikucilkan Warga

Seperti dr Sardono, misalnya. Dia harus berjuang di tengah kekhawatiran, seolah tak takut terpapar Covid-19.

Lebih dari 10 hari Sardono telah bertugas di tempat yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel untuk mengarantina kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) ringan.

"Sebelum saya bertugas, saya sudah meyakinkan mereka (anak dan istri). Minta pengertian. Saya jelaskan jika standar SOP itu tinggi dan kuat, jadi saya yakinkan (mereka) kenapa harus takut," kata Sardono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Meski menggunakan alat pelindung diri (APD) yang rapat menutup tubuh saat berinteraksi dengan pasien kasus Covid-19, tak dapat mengusir rasa takut.

Baca juga: Dokter Positif Corona Jalani Isolasi di Rumah, Warga Protes dan Tutup Jalan

Sesekali Sardono mengaku khawatir akan tertular penyakit Covid-19. Namun, Sardono kembali tenangkan pikiran yang juga ia nilai menjadi energi membentengi tubuh.

"Memang saya berpikiran saya merawat orang ODP dan PDP tapi secara perkembangan kebutuhan sosial juga kuat. Tidak ada gejala tapi positif gimana? Tapi kembali, harus tenang dan terpenting sesuai SOP," katanya.

Di tengah kekhawatiran, dalam bertugas Sardono juga harus memutar otak guna meyakinkan para pasien yang diputuskan menjalani karantina.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Megapolitan
Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Megapolitan
Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Megapolitan
Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X