MUI DKI: Meski Idul Fitri di Rumah, Silaturahim Tetap Bisa Melalui Online

Kompas.com - 22/05/2020, 18:12 WIB
Konferensi pers Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Balai Kota, Jumat (22/5/2020) petang KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKonferensi pers Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Balai Kota, Jumat (22/5/2020) petang

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang perayaan Idul Fitri 1141 Hijriah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Munahar Muchtar mengajak seluruh warga untuk tetap melakukan silaturahim.

Caranya memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni memanfaatkan teknologi komunikasi secara online.

"Saya mengucapkan selamat berhari raya Idul Fitri. Walaupun berhari Raya Idul Fitri di rumah, silaturahim melalui online, telepon, dan sebagainya," ucap Munahar di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Menag: Silaturahim Bisa Lewat Medsos atau Video Call, Tak Harus Bertemu Fisik

Meski tidak bertemu secara langsung, Munahar yakin silaturahim tetap berjalan dan tetap menjadi berkah.

"Walaupun dari jarak jauh insya Allah silaturahim tetap akan membawa keberkahan," ucap Munahar.

Dengan begitu, warga tidak perlu bepergian keluar rumah secara ramai-ramai dan tetap mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

 

"Ini pesan kami atas nama pimpinan MUI Jakarta mari tetap kita ikuti aturan dan peraturan supaya Jakarta cepat selesai hadapi wabah virus corona, semoga Allah tetap lindungi kita semua," ucap Munahar.

Adapun hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada Minggu (24/5/2020).

Kementerian Agama akan menggelar sidang istbat pada Jumat malam ini, untuk menentukan kepastian waktu hari raya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Megapolitan
Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X