Usai PSBB, Masjid Agung Al-Azhar Akan Batasi Jumlah Jemaah Saat Shalat Jumat

Kompas.com - 03/06/2020, 16:36 WIB
Ketua Umum DMI Pusat Jusuf Kalla meninjau persiapan normal baru di Masjid Agung Al Azhar, Rabu (3/6/2020). ANTARA/Laily RahmawatyKetua Umum DMI Pusat Jusuf Kalla meninjau persiapan normal baru di Masjid Agung Al Azhar, Rabu (3/6/2020).
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pihak Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, berencana membatasi jumlah jamaah saat shalat Jumat nantinya.

Shalat Jumat akan digelar jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta tidak diperpanjang.

Kepala Urusan Rumah Tangga Masjid Agung Al-Azhar Yahya mengatakan, jumlah jemaah sebelum terjadi pandemi Covid-19 biasanya mencapai 3.000 orang.

Nantinya, jumlah jemaah shalat Jumat bakal dikurangi sebanyak 50 persen.

"Sekarang mungkin dikurangi 40-50 persen menjadi sekitar 1.500 jemaah," kata Yahya saat dihubungi, Rabu (3/6/2020).

Baca juga: Masjid Agung Al-Azhar Siap Gelar Shalat Jumat jika PSBB Tak Diperpanjang

Pembatasan jumlah jemaah sebagai upaya mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, protokol kesehatan harus dilakukan jemaah seperti memakai masker dan membawa sajadah sendiri.

Pengurus masjid akan menyediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer untuk jemaah yang ingin shalat.

"Kalau (PSBB) diperpanjang, kita tetap ikut aturan Gubenur," ucap dia.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla sebelumnya melaksanakan shalat ashar berjamaah di Masjid Agung Al Azhar, Rabu.

Baca juga: Jusuf Kalla Shalat Ashar Berjemaah di Masjid Agung Al-Azhar

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.