Kompas.com - 26/06/2020, 20:57 WIB
Petugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPetugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 192 pedagang di pasar tradisional wilayah DKI Jakarta terkonfirmasi positif Covid-19.

Data itu tercatat oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) per Jumat (26/6/2020).

Ketua SIGAP Covid-19 DPP IKAPPI Dimas Hermadiyansyah menjelaskan bahwa ratusan pedagang yang terinfeksi Corona itu tersebar di 26 pasar di Ibu Kota.

Baca juga: 4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gembrong di Jakarta Pusat Ditutup 3 Hari

"Data Pedagang Pasar Terdampak Covid-19 di DKI Jakarta 192 orang di 26 Pasar," ujar Ketua SIGAP Covid-19 DPP IKAPPI Dimas Hermadiyansyah, Jumat malam.

Menurut Dimas, masih ditemukannya kasus baru positif Covid-19 di kalangan pedagang disebabkan semakin gencarnya tes massal yang dilakukan pemerintah di pasar-pasar.

"Ini karena program rapid dan swab test oleh pemerintah terus dilakukan pada pedagang pasar sebagai upaya deteksi dini dan memutus mata rantai penyebaran Covid di pasar," ungkapnya.

Kendati demikian, Dimas menegaskan bahwa pasar tetap aman untuk melakukan aktivitas jual beli walaupun masih ada ditemukan kasus positif Covid-19

Baca juga: Sudinkes Jakpus Tetap Kejar Pedagang yang Hindari Tes Covid-19 di Pasar

Dengan catatan, para pedagang maupun pengunjung di lingkungan pasar sadar dan disipilin untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

"Hal itu tentunya tidak bisa tumbuh dengan sendirinya tanpa adanya keseriusan serta upaya maksimal dari pemda dan pengelola pasar," kata Dimas.

Berikut sebaran pedagang yang positif Covid-19 di 26 pasar tradisional Jakarta:

1. Pasar Kramat Jati: 49 orang

2. Pasar Perumnas Klender: 18 orang

3. Pasar Serdang: 14 orang

4. Pasar Rawa Kerbau: 14 orang

5. Pasar Kebayoran Lama: 14 orang

6. Pasar Tanah Abang: 13 orang

7. Pasar Kampung Ambon: 11 orang

8. Pasar Enjo: 10 orang

9. Pasar Petojo Enclek: 9 orang

10. Pasar Palmerah: 9 orang

11. Pasar Petojo Ilir: 7 orang

12. Pasar Sabeni: 3 orang

13. Pasar Minggu: 3 orang

14. Pasar Kedip: 2 orang

15. Pasar Lenteng Agung: 2 orang

16. Pasar Thamrin City: 2 orang

17.Pasar Timbul Kartini: 2 orang

18.Pasar Cideng: 2 orang

19. Pasar Lontar: 1 orang

20. Pasar Obor: 1 orang

21. Pasar Grogol: 1 orang

22. Pasar Gondangdia: 1 orang

23. Pasar Puri Indah: 1 orang

24. Pasar Embrio Makasar: 1 orang

25. Pasar Koja: 1 orang

26. Pasar Rawamangun: 1 orang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

Megapolitan
Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 21 April 2021

Megapolitan
10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X